Top Picks
Buka Kejuaran Tarung Derajat Piala Wakil Bupati II Kutim, Wabup Kasmidi Harap Kutim Bisa Menjadi Kiblat Tarung Derajat Di Indonesia Manutung Jukut, Berau Duking Ketahanan Pangan dan Gizi Nasional DPRD Kaltim Desak Pemkot Samarinda Ambil Langkah Reaktif Dikuti 50 Peserta, Asti Mazar Apresiasi Lomba dan Pelatihan Tata Boga Damayanti Berharap Pemprov Kaltim Tidak Menutup Mata Terkait Kebutuhan SMA dan SMK di Balikpapan Tengah Seminar Anti Narkoba, Ardiansyah: Semua Masyarakat Harus Terlibat dan Perlu Pengawasan Melekat Dari Orang Tua

Gubernur Resmikan Tiga Sekolah di Muara Wahau

fokuskaltim.co - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor didampingi Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang dan manajemen Sinar Mas Group meresmikan secara simbolis tiga gedung sekolah yang dibangun oleh Eka Tjipta Foundation (ETF), yaitu SMP ETF-01 Jak Luay, SMP ETF-02 Kongbeng dan SD ETF-01 Telen di Mess Management Jak Luay PT Tapian Nadenggan Sinar Mas Region Kaltim 2, Desa Jak Luay, Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur, Jum'at (25/6/2021).

Peresmian tiga sekolah ini bagian dari agenda kegiatan kunjungan kerja dan peninjauan lapangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim ke wilayah utara, yakni Bontang, Kutai Timur dan Berau. Kunjungan kerja ini juga diikuti perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim dan Tim Gubernur Untuk Pengawalan Percepatan Pembangunan (TGUP3).

"Agenda peresmian sekolah ini menjadi ajang silaturahim atas kunjungan ke wilayah utara Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur. Mudah-mudahan Allah Subhanahu wata'ala memberikan berkah kepada kita semua, masyarakat Kaltim, masyarakat Kutai Tinur dan khususnya bagi masyarakat Kutai Timur yang ada di sekitar perkebunan kelapa sawit di Wahau ini," ucap Isran Noor.

Mantan Bupati Kutai Timur ini mengaku bangga dan bahagia melihat perkembangan perkebunan kelapa sawit di Kutai Timur, salah satunya PT Tapian Nadenggan dibawah naungan Sinar Mas Group. Dimana, lanjut Isran, 16 tahun yang lalu dibangun kebun ini dan sekarang bisa dibayangkan perkembangannya begitu pesat. Saat ini luas kebun inti 25 ribu hektare, kebun plasma 6.800 hektare, dan kebun plasma swadaya 8.900 ribu hektare dengan petani swadaya 2.400 orang lebih.

"Dari luasan itu, seorang petani swadaya memiliki kurang lebih 3 hektare lahan kebun sawit. Artinya tidak ada lagi orang miskin di wilayah Kongbeng, Telen, Muara Wahau, Rantau Panjang, Muara Bengkal sampai Muara Ancalong karena ada sekitar 35 PKS (pabrik kelapa sawit) di wilayah tersebut," pungkas Isran. (adv)

 

Baca Juga