Top Picks
Kukuhkan Pengurus All Bikers Sangatta Periode 2023-2026, Wabup Kasmidi ; Desember Nanti Akan di Gelar All Bikers Se-Indonesia Pemkab Berau Dukung Percepatan Rehabilitasi Mangrove Catat! Ini Lokasi Perpustakaan Di Samarinda Sosper Bantuan Hukum, Nasir: Layanan Hukum Gratis Bagi Masyarakat Tidak Mampu 139 Kades Di Kutim Ikuti Sosialisasi Permendas PDTT Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Rincian Prioritas Penggunaan DD Kaltim Raih Nilai Tertinggi Dalam Indeks Kemerdekaan Pers

Gubernur Kunjungi Pesat Desa Swarga Bara

fokuskaltim.co - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi bersama Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan istri, Wakil Bupati Kasmidi Bulang dan istri, beserta jajaran perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim dan TGUP3 berkesempatan mengunjungi Peternakan Sapi Terpadu (Pesat) di lahan pasca tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC) Desa Swarga Bara, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (24/6/2021).

Gubernur Isran Noor berharap pengembangan peternakan sapi di lahan pasca tambang ini terus dilakukan tidak hanya di wilayah Kutai Timur, tetapi juga bisa dilakukan di daerah lainnya, agar dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

"Program ini harus memberikan manfaat kepada masyarakat, apalagi secara ekonomi bisa mendapatkan dampak poisitif. Karena masyarakat sekitar juga dilibatkan dalam pengelolaannya. Karena juga saat ini bukan hanya sapi pedaging yang dikembangkan, tetapi juga sapi perah, pakan sapi, peternakan ayam dan lainnya. Ini harus jadi contoh di daerah lain," kata Isran Noor pada kesempatan kunjungan kerja ke wilayah utara Kaltim (Bontang, Kurai Timur dan Berau).

Di sekitar 22 hektare luasan lahan yang dijadikan pengembangan Pesat oleh PT KPC, sudah terdapat kandang sapi perah, lahan sapi Umbaran, mini feedmill, pabrik pengolahan susu sapi. Juga terdapat wisata air yang diberi nama Telaga Batu Arang. Tidak hanya itu, KPC selaku pengelola Pesat juga melibatkan masyarakat dalam operasional peternakan sapi. Dimana pakan untuk sapi perah dibeli dari masyarakat, sehingga perekonomian masyarakat juga ikut terbantu. (adv).

Baca Juga