Top Picks
Paripurna ke-17, Bupati Tanggapi Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Mengenai Pertanggungjawaban APBD 2021 HUT Ke-20 Tahun Desa Selangkau, Bupati Ardiansyah Doakan Untuk Lebih Maju Dan Sejahtera Pemkab Kutim Gelar Gerak Jalan HUT RI KIe 77, Peserta Sampai Ribuan Orang Bupati Kutim Serahkan Dokumen SITISEK, Tekan Angka Anak Tidak Sekolah RSUD AWS Samarinda Jalin MoU dengan Kemenkes Wakili Ketua DPRD Kaltim, Nidya: Jaga Kebersamaan, Kondusifitas dan Jangan Terprovokasi Hoax

Gubernur Kunjungi Pesat Desa Swarga Bara

fokuskaltim.co - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi bersama Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan istri, Wakil Bupati Kasmidi Bulang dan istri, beserta jajaran perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim dan TGUP3 berkesempatan mengunjungi Peternakan Sapi Terpadu (Pesat) di lahan pasca tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC) Desa Swarga Bara, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (24/6/2021).

Gubernur Isran Noor berharap pengembangan peternakan sapi di lahan pasca tambang ini terus dilakukan tidak hanya di wilayah Kutai Timur, tetapi juga bisa dilakukan di daerah lainnya, agar dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

"Program ini harus memberikan manfaat kepada masyarakat, apalagi secara ekonomi bisa mendapatkan dampak poisitif. Karena masyarakat sekitar juga dilibatkan dalam pengelolaannya. Karena juga saat ini bukan hanya sapi pedaging yang dikembangkan, tetapi juga sapi perah, pakan sapi, peternakan ayam dan lainnya. Ini harus jadi contoh di daerah lain," kata Isran Noor pada kesempatan kunjungan kerja ke wilayah utara Kaltim (Bontang, Kurai Timur dan Berau).

Di sekitar 22 hektare luasan lahan yang dijadikan pengembangan Pesat oleh PT KPC, sudah terdapat kandang sapi perah, lahan sapi Umbaran, mini feedmill, pabrik pengolahan susu sapi. Juga terdapat wisata air yang diberi nama Telaga Batu Arang. Tidak hanya itu, KPC selaku pengelola Pesat juga melibatkan masyarakat dalam operasional peternakan sapi. Dimana pakan untuk sapi perah dibeli dari masyarakat, sehingga perekonomian masyarakat juga ikut terbantu. (adv).

Baca Juga