Top Picks
Dewan Kutim Harap Air Bersih Dapat Menyentuh Seluruh Lapisan Masyarakat Bupati Kutim Tinjau Pelaksanaan Posko Cek Point Penyekatan PPKM Mikro di Kawasan TNK Soal Kererbatasan Blangko e-KTP dan Kerusakan Alat Perekam, DPRD Kutim Dorong Disdukcapil Cari Solusi Sekretaris Dinsos Kutim Berpulang, Bupati Kutim Melayat Kerumah Duka Tembus US$2,85 Miliar, Ekspor Kaltim Naik di Maret 2023 Ardiansyah Harap KKDB Kutim Sinergi dengan Pemerintah

Wagub Terima Kunjungan Direktur Pencegahan BNPT

fokuskaltim.co - Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid bersilaturahmi atau sowan ke Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi, Rabu 23 Februari 2022.

Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan sangat bersyukur dapat dikunjungi Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid. Hadi menjelaskan, melaksanakan pembangunan daerah tentu perlu adanya dukungan berbagai pihak tak terkecuali BNPT yang merupakan pembina dari Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT).

"Alhamdulillah hingga saat ini Kaltim merupakan daerah yang aman. Terbukti, tiga tahun berturut-turut meraih Harmoni Award dari Kementerian Agama RI," ucap Hadi Mulyadi ketika menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi Direktur Pencegahan BNPT R Ahmad Nurwakhid di ruang kerja Wagub Kaltim didampingi Ketua FKPT Kaltim H Achmad Jubaidi dan rombongan.

Dengan meraih sertifikat Harmoni Award tersebut menegaskan, kondisi Kaltim aman. Meski demikian, pencegahan sebelum terjadi tindakan terorisme maupun radikalisme harus dilakukan. Sehingga Kaltim betul-betul aman.

Apalagi, Kaltim sudah ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Tentu, menjadi pertimbangan tersendiri oleh pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo untuk menetapkan sebagai IKN.

"Alhamdulillah, kami berterimakasih kepada FKPT Kaltim yang selalu koordinasi jika ada hal-hal dianggap akan menganggu stabilitas keamanan daerah," jelas Hadi.

Direktur Pencegahan BNPT R Ahmad Nurwakhid mengajak, kepada seluruh pihak bersama membantu pemerintah daerah melakukan pencegahan terorisme dan radikalisme. Yaitu, bersatu membangun harmoni bangsa. Mewujudkan, Indonesia yang aman, damai dan sejahtera.

Baca Juga