Top Picks
Wakil Ketua DPRD Kutim Asti Mazar Bulang, Apresiasi Seminar Pendidikan Politik Bagi Perempuan Se-Kutim Grand Final DPSH 2023, Kajati Kaltim Beri Penilaian Sekaligus Wejangan Tendang Bola, Bupati Buka Turnamen Mini Soccer Cup I Merancang Ilir Bupati Soroti Penanganan Buaya di Tengah Penutupan Pekan Pemuda KNPI Kutim 2025 Dinsos Serahkan Bantuan Sembako dan Kasur Tidur di Desa Marga Mulya Pemkab Kutim Support Para Cabor Lakukan Pendekatan ke Sekolah Guna Mencari Bibit-bibit Atlet

UMKM Pilar Penting Dalam Perekonomian

fokuskaltim.co - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim Ricky Perdana Gozali merupakan pilar terpenting perekonomian Indonesia.  

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta.

"Kontribusi PDB sebesar 61,07 persen atau senilai Rp 8.573 Triliun," tuturnya pada Webinar Edukasi Literasi Ekonomi Keuangan Inklusif, yang digelar secara virtual, Kamis (24/2).

Selain itu, kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia sangat besar dengan kemampuan menyerap 97 persen dari total tenga kerja yang ada. Namun juga juga  menghimpun sampai lebih dari 60 persen total investasi.

Pandemi Covid-19 telah mendorong perubahan pola konsumsi barang dan jasa dari semula offline menjadi online.

Hal ini dibuktikan adanya kenaikan traffic internet hingga 20 persen di Indonesia pada tahun 2021.

"Ini menjadi momentum tepat untuk akselerasi formasi digital,"tuturnya.

Lanjutnya peluang ekonomi digital di Indonesia terbuka sangat lebar dengan jumlah populasi terbesar ke 4 di dunia dengan presentasi internet yang menjangkau lebih dari 196 juta orang.

"Peluang ini tentunya tidak bisa dinikmati semua UMKM, namun hanya dapat dinikmati UMKM yang terus memiliki semangat untuk transformasi secara digital," terangnya.

Dirinya pun berharap melalui kehadiran Vintech dapat dijadikan peluang yang bermanfaat bagi UMKM, sehingga dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga