Top Picks
Kualitas Pemuda Kaltim Sangat Dibutuhkan Untuk Masa Depan Semarak Ramadhan, Musholah Nur Hidayah Desa Sekerat Gelar Lomba Kultum Anak-anak David Rante Dorong Pemerintan untuk Bersama-sama Mengupayakan Peningkatan Usaha Tani di Kutim Perjuangan DBH Sawit, DPRD Kutim Sambut Positif Perkuat Konektivitas Dengan Peningkatan Akses Jaringan Intra Pemerintah Jika Diperlukan terkait Pemekaran Kutai Utara, Joni: Saya Selalu Siap

Pantun Wagub Hadi Tutup Dialog Tentang Terorisme dan Radikalisme

fokuskaltim.co - Ada yang menarik ketika Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi didaulat menjadi narasumber bersama Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) R Ahmad Nurwakhid.  

Saat closing statement dalam rangka motivasi generasi milenial agar tak terpengaruh terhadap isu-isu paham terorisme dan radikalisme, Wagub Hadi menutup dengan  dua pantun.

Pohon beringin lebat daunnya, buah mangga manis rasanya, kalau ingin Indonesia jaya, jaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

Wagub menyambung dengan pantun kedua. Pergi tamasya ke Kota Raja, jangan lupa beli pepaya, kami bangga kepada bapak dan ibu semua, selalu bekerja untuk bangsa dan negara.

"Kalau engkau tak bisa menjadi jalan raya, maka jadilah jalan setapak, tapi jalan setapak yang mengantar ke mata air," ucap Hadi Mulyadi sembari menjelaskan, bahwa itu adalah kata hikmah yang diharapkan dapat memotivasi masyarakat berbuat baik.

Sebelumnya, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid menegaskan adanya IKN Nusantara di Kaltim mutlak bagi generasi milenial untuk bersatu padu membangun harmoni bangsa demi mewujudkan Indonesia yang aman, damai dan sejahtera.

Acara juga dihadiri Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kaltim.

Baca Juga