Top Picks
Upaya Komisi X DPR RI Tingkatkan Minat Baca Masyarakat Sambut HUT RI Ke-78, Desa Sangatta Utara Ramaikan Pawai Bendera Merah Putih Hearing Terkait Isu PHK PT Thiess, Kasmidi: Pasti Akan Berdampak Sosial dan Banyak Terkena Imbasnya Rakor Kominfo Diharap Bisa Menggali Permasalahan di Setiap Kabupaten Kota Revisi Perda Pengelolaan Keuangan Daerah, Samsun: Itu Berdampak pada Pergub Kaltim Nomor 49 Tahun 2020 Kunker Ke Kaubun, Faizal Sekaligus Bimtek Peningkatan Produktivitas Tanaman dan Ternak Dengan Teknologi Nanocell NTJ

Migor Langka, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

fokuskaltim.co - Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kaltim H. M. Yadi Robyan Noor mengimbau masyarakat tidak panic buying dan membeli minyak goreng sesuai dengan kebutuhan.

"Kalau ada yang buat isu-isu di medsos minyak goreng kosong di mana-mana itu tidak benar, kami jamin stok aman,"sebut Roby belum lama ini saat menjadi narsum pada diaolog interaktif.

Robi menjelaskan stok aman sampai 1 bulan 28 hari, karena sabtu kemaren masuk 1 juta liter. Berdasarkan survei yang dilakukan sebenarnya 1 Kartu Keluarga jika memiliki tiga anak hanya membutuhkan 3 liter.

Lanjutnya, untuk stok minyak goreng aman, jumlahnya di atas kebutuhan 455 ton. Stok yang ada 1.025.442 liter atau 922,9 ton. Selain itu pihaknya juga telah melakukan antisipasi di bulan ramadhan nanti.

Dirinya juga meminta para pedagang khususnya minimarket, toko swalayan termasuk supermarket bisa menggunakan peduli lindungi di masing-masing toko.

Jika ketahuan ada yang menimbun sebut Roby ada sangsinya, karena tim pengawas ada di lapangan, apabila masyarakat mengetahui misalnya ada yang beli terus di jual lagi atau harga yang tidak sesuai terkait penerapan minyak goreng, serta ingin mengetahui stok minyak goreng yang tersedia, masyarakat bisa menghubungi Hotline Pengaduan di 081258722124.

"Masyarakat harus jadi konsumen cerdas jangan juga menumpuk kasihankan yang lainnya,"pintanya.

Baca Juga