Top Picks
Wabup Kasmidi Buka Pelatihan Jurnalistik dan Multimedia 'Mobile Journalism' bagi PD di Lingkup Pemkab Kutim Terima Masukan, Pansus Kepemudaan Gelar Uji Publik Dukungan Wabup Mahyunadi, Antar Atlet Muay Thai Kutim Raih Emas di Ring Warriors Championship 2025 Jelang May Day, Wakil Ketua II DPRD Kutim Ajak Kaum Buruh Buka Ruang Diskusi Dukung Industri Rumah Tangga, Tim STITEK Bontang Dampingi Penerapan E-Commerce pada UMKM Bangkitkan Minat Literasi Sejak Dini

Ramadan, Stok Daging Dan Telur Kaltim Masih Mencukupi

fokuskaltim.co - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DKPH) Provinsi Kaltim H. Munawwar menjelaskan menjelang hari-hari besar keagamaan terutama bulan suci Ramadan bahkan Hari Raya Idulfitri dan Hari Raya Iduladha, terkait dengan tugas Disnak dan Keswan terus berkoordinasi dengan semua pihak di antaranya perdagangan terkait keberadaan stok pangan asal ternak baik daging dan telur masih mencukupi.

"Alhamdulillah, untuk stok daging dan telur itu sudah hampir sekitar 93%, sehingga kalau masyarakat membutuhkan keberadaan daging telur itu alhamdulillah bisa tercukupi. Khususnya menjelang Ramadan, maupun pelaksanaanya, sampai Hari Raya Idulfitri dan Iduladha tahun ini," kata Munawwar di sela pelaksanaan Forum Perangkat Daerah DPKH tahun 2022, di Hotel Novotel Balikpapan (10/3/2022) lalu.

Munawwar menambahkan, untuk kebutuhan populasi ternak di Kaltim memang masih kurang, tapi kalau untuk posisi pangannya sangat tercukupi. Karena selain daging segar, DPKH juga kontribusi melalui daging beku, dan kontribusi terkait dengan daging unggas dan petelur sudah dianggap surplus.

"Walaupun secara populasi kita masih juga tergantung dengan pihak-pihak luar dari Jawa Timur dari Sulawesi, tapi untuk ketersediaan pangan daging ternak sampai menjelang bulan Ramadan semuanya bisa tercukupi," tandasnya.

Munawwar menjelaskan, yang jadi permasalahan adalah masalah harga yang harus tanggulangi, karena kalau sudah menjelang hari-hari besar keagamaan tentunya kebutuhan meningkat, dan ini juga kadang-kadang ada sesuatu yang melonjak terkait dengan harga.

"Nah ini kan kadang-kadang menjadi imbas, kenapa harus naik dengan harga tinggi, sementara untuk stoknya cukup saja. Oleh karena itu kami koordinasikan dengan dinas dan instansi terkait khususnya Disperindagkop," paparnya.

Munawwar mengharapkan kepada seluruh masyarakat jangan khawatir terkait dengan stok pangan asal ternak semuanya akan tercukupi.

"Menjelang bulan suci Ramadan, stok protein yang dihasilkan asal ternak sangat mencukupi. Jadi kami harapkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak perlu khawatir akan stok daging dan telur masih aman dan mencukupi," pinta Munawwar.

Baca Juga