Top Picks
DPRD Kutim Gelar Paripurna XI, Agenda Penyampaian Fraksi Terhadap Nota Penjelasan Bupati Tentang Raperda APBD 2024 Pj Gubernur Kaltim Tekankan Pentingannya Pengelolaan Data Informasi Kependudukan Dorong SDM Berdaya Saing, DPK Bontang Raih Terbaik II Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggara 2022, Ardiansyah Akan Segera di Tindak Lanjuti Petani di Bengalon Hasilkan Rp 200 Juta Selama 3 Bulan Yan Dorong Pemerintah Gencar Sosialisasikan Kurikulum Merdeka Belajar

Jokowi: Jika Ingin Naik Kelas UMKM Harus Digitalisasi

fokuskaltim.co - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh pelaku UMKM jika ingin naik kelas atau berkembang pesat usahanya, maka ikuti program digitalisasi.

Dengan begitu, para pelaku usaha tidak akan menjadi penonton di dalam negeri sendiri. Karena, semakin banyak persaingan dan aktifnya perdagangan digital.

"UMKM di Indonesia melalui Rakornas ini, jumlah UMKM dipastikan onboarding masuk marketplace atau platform digital. Sehingga bisa naik kelas. Bahkan mampu mencapai target 20 juta minimal di tahun ini dan meningkat 24 juta di tahun depan, sampai 30 juta di 2024," tegas Jokowi ketika membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM 2022) di Gedung Convention Hall SMESCO Indonesia secara virtual, Jakarta, Senin 28 Maret 2022. 

Menurut Jokowi, untuk menyukseskan pelaku UMKM dalam sistem digital, maka perlu kerja keras. Karena itu, banyak yang harus dibenahi, yakni dari hulu ke hilirnya.

"Produk UMKM Indonesia harus semakin berkualitas. Harus semakin kompetitif. Harus kita benahi bersama-sama, baik kemasan maupun brandingnya," tegas Jokowi.

Untuk itu, Gubernur Kaltim Isran Noor menyambut baik apa yang disampaikan Presiden Jokowi. Karena itu, bagi Provinsi Kaltim akan terus berupaya bagaimana mengembangkan pelaku UMKM, terutama melalui berkembang pesatnya digitalisasi.

"Pelaku UMKM kita akan dibina dengan baik. Termasuk, perkembangan produk UMKM akan ditingkatkan kualitasnya, mulai dari hulu ke hilirnya," jelas Isran.

Bahkan, Kaltim terkait UMKM telah sukses melakukan ekspor ke luar negeri. Artinya, produk UMKM Kaltim juga tidak kalah dengan produk luar.

Selanjutnya, dengan adanya pendataan lengkap tersebut, diharapkan semakin mudah pemerintah memetakan pelaku UMKM di Benua Etam.

"Terima kasih selama ini pemerintah pusat telah membantu. Semoga bantuannya juga semakin ditingkatkan. Karena itu, Pemprov maupun kabupaten/kota dapat mempermudah perizinan dan akses produk UMKM agar semakin kreatif dan menarik," jelasnya.

Baca Juga