Top Picks
Soal Retribusi Pemeriksaan APK, Musyaffa: Kami Apresiasi DPRD Kutim Pemkab Kutim Apresiasi PT PLN atas Respon Positif terkait Pembangunan Jaringan Listrik FGD MIKTA, Bahas Pembangunan Hijau Untuk Menjawab Pemanasan Global Ketua DPRD Joni Dorong Pemerataan Peningkatan Fasilitas Pendidikan Hingga Wilayah Pelosok Bupati Ardiansyah: Guna Memaksimalkan Layanan Kepada Masyarakat, MPP Wajib Ada Di Setiap Kabupaten/Kota Program Beasiswa 156 Miliar, Iman: Pendaftar Untuk Bertindak Fair dan Jujur

Fraksi Nasdem Ingatkan Pemkab Kutim Untuk Memprioritaskan Masyarakat Pedesaan

FOKUSKALTIM.co – Dalam rapat paripurna ke 13 DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Fraksi Nasional Demokrasi (Nasdem) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim dalam hal penggunaan keuangan daerah lebih meperioritaskan kapentingan masyarakat pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Politisi Nasdem, Kajang Lahang saat membacakan tanggapan umum Fraksi Nasdem terhadap Nota Raperda  Perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2016 tentang  Pembentukan dan Penyusunan Perangkat Daerah dan Perda Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Fraksi Nasdem juga mengingatkan eksekutif tetap menggunakan keuangan daerah untuk kebutuhan yang seluas luasnya untuk masyarakat pedesaan. Mengingat hampir 80 persen masyarakat kita tinggal di pedesaan,” ucap Kajang Lahang, Rabu 8/6/2022.

Selain itu Nasdem juga meminta agar pengelolaan keuangan daerah lebih mengutamakan pada perbaikan infrastruktur dan pemulihan ekonomi masyarakat, salah satunya dengan pelaksanaan anggaran yang telah ditetapkan untuk segera dilaksanakan.

“Anggaran yang telah ditetapkan pada tahun anggaran 2022 bisa dilaksanakan lebih awal, sehingga perputaran anggaran bisa segera dirasakan olah masyarakat luas,” sebut Kajang Lahang.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga diminta lebih detail dan akuntebel dalam penganggaran, pelaksanaan, perencanaan, penatausahaan, pelaporan pertanggung jawaban dan pengawasan yang dilakukan dengan transparan.

“Dan jangan sampai pelaksanaan kegiatan anggaran molor yang berdampak pada terhambatnya perputaran ekonomi di masyarakat,” tutupnya (Adv)

Baca Juga