Top Picks
Nasiruddin Gelar Penyebarluasan Perda Bantuan Hukum di Desa Masalap Raya Tingkatkan SMD di Bidang Salon, Kadispar Nurullah Gelar Pelatihan Hair Salon Business (HSB) DPK Kaltim Respon Permintaan Bantuan Buku ke Daerah Wujudkan GERDABANGAGRI Jilid Dua, AFI-UCE Optimis Menang Pilkada Kutim Ketua Bapemperda DPRD Kaltim Minta Pengutamaan Bahasa Negara di IKN Miliki Payung Hukum Puskesmas Bontang Utara 2 Siapkan Perpustakaan di Ruang Tunggu Pasien

Isu Perubahan Iklim, Destinasi Wisata Akan Kolaborasi

fokuskaltim.co - Kalimantan Timur konsen dengan isu perubahan iklim dengan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2009, tentang Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim. 

Hal ini diungkapkan Gubernur Kaltim, Isran Noor pada saat Expose Pembangunan Hijau Kalimantan Timur di Ballroom Hotel Mercure, belum lama ini. 

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Isran Noor mengajak para Bupati dan Walikota untuk menyelaraskan program pemerintah pusat. 

Adapun Kaltim memiliki sebanyak 110 Kampung Iklim, kedepan Benua Etam memiliki target sebanyak 200 Kampung Iklim. 

"Program Kampung Iklim di Kaltim cukup berkembang, bukan hanya di kawasan daratan namun juga di wilayah pesisir," jelas Isran menambahkan.

Lanjutnya, Kampung Iklim memanfaatkan wilayah pesisir seperti Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau. 

Tidak hanya sumbang pengurangan 66 Ribu Ton Karbon, Kampung Iklim juga akan sumbang Pendapatan Asli Daerah, sambung Isran.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Iklim Kementrian Lingkungan Hidup Agus Rusly selaku Narasumber dalam kegiatan tersebut menyebutkan Kedepan Kampung Iklim akan dikolaborasikan dengan menjadi destinasi wisata, sehingga akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Saya yakin kepala daerah mendukung perluasan area konservasi dan pengembangan wisata laut, sehingga mendorong para investor untuk membangun cottages dan sarana penunjang wisata," Terang Agus Rusly. (ADV/KOMINFOKALTIM)

Baca Juga