Top Picks
Empat Tuntutan di Hearing DPRD Kutim antara Karyawan dan Manajemen PT KWN Bupati Kutim Ardiansyah Resmi Buka Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka, Sebanyak 108 Guru Ikut Berpartisipasi EBIFF 2024 Digelar di Samarinda, Hadirkan Kolaborasi Budaya Dunia Terkait Loker Bahasa Mandarin, DPRD Kutim Akan Panggil Pihak Perusahaan Terima Komplain Masyarakat, DPRD Kutim Panggil Prusda Air Minum TTB Mengenal Lebih Dekat Sekretariat DPRD Kutim di Pekan Raya Expo Kutim 2023

Sutomo Soroti Ilegal Mining Rambah Kawasan Hutan Lindung

fokuskaltim.co - Anggota DPRD Kaltim Sutomo Jabir merasa geram karena aktivitas tambang ilegal (ilegal mining) di kawasan hutan lindung Desa Danau Redan dan Desa Suka Rahmat Kabupaten Kutai Timur terus berlanjut. Menurut Pantauan Sutomo, akhir – akhir ini makin ramai lagi aktivitas di kawasan Hutan Lindung tersebut. Lebih parahnya lagi karena pengangkutan batu bara menggunakan jalan umum.

Sempat berhenti sesaat setelah dirinya melakukan sidak bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim bersama Tim Gakumdu dan berhasil mengamankan alat berat, namun menurut Sutomo sekarang makin marak lagi. ” Sangat disayangkan ya kok makin rame aja perusakan hutan lindung disana,” ucap Sutomo

Anggota Komisi III DPRD Kaltim ini menyayangkan lemahnya pengawasan dari pihak terkait, baik kehutanan, kepolisian, gakum sehingga perusakan hutan lindung tetap berlanjut. Dirinya menilai perlunya perhatian dan sinergitas semua pihak terkait untuk menghentikan pengrusakan hutan lindung tersebut, baik dinas Kehutanan, Balai Gakum, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM, dan kepolisian untuk bersama – sama melakukan pengawasan.

”Saya akan dorong semua pihak terkait supaya melakukan kerja maksimal,” sambungnya.  

Anggota DPRD Dapil bontang, Kutim, Berau itu menegaskan bahwa yang akan menjadi perhatiannya bukan cuma daerah danau Redan Kutim, tapi daerah lain juga yang ada di Kaltim, seperti, Sebulu di Kukar dan benerapa kawasan di Berau.

”Kita sudah identifikasi daerah-daerah yang marak ilegal mining dan ke depan kita mendorong pihak terkait bekerjasama menertibkan,” tutur Sutomo. (adv/dprdprovkaltim)

Baca Juga