Top Picks
Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan, Dishub Kutim Kirim 3 Perwakilan Dukung Program Hilirisasi Kelapa Sawit, DPRD Kutim Siap Komparasi Raperda dengan Eksekutif Ketua DPRD Joni Sebut Peluang Korupsi Bisa Terjadi saat Penyusunan Program Kerja Libur Idul Fitri 2023, Pemprov Kaltim Terbitkan Edaran Terkait Sampah AKD Rampung Disusun, DPRD Kaltim Segera Paripurnakan TP PKK Kalimantan Tengah Tiba di Balikpapan Sambut HKG dan Rakernas PKK 2025

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Nasir; Menjalankan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari

fokuskaltim.co - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), M.Nasiruddin.SH melaksanakan sosialisasi wawasan kebangsaan di RT 37, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Minggu 6/11/2022.

Dalam sambutanya, Nasir sapaan akrab M.Nasiruddin menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat ideologi pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap, masyarakat dapat menjalankan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat,”ucap Nasir.

Dirinya juga mengapresiasi dengan kehidupan bermasyarakat di Kota Bontang, dimana dengan multikultural masyarakat yang menetap di Kota Taman masih terus menjaga keamanan sehingga tidak pernah terjadi konflik dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. 

“Dari kebersamaan masyarakat Kota Bontang tidak pernah terjadi konflik, tidak pernah ada kejadian-kejadian baik itu sara antar etnis dan agama yang pernah terjadi. Walaupun kita tahu di Bontang ini multietnis,” ujarnya.

Sementara itu, Dr.La Sarifuddin.SH.MH yang merupakan dosen salah satu universitas ternama di Kaltim yang hadir selaku narasumber menjelaskan, tujuan wawasan kebangsaan untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan masyarakat.

 

Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan.

“Wawasan kebangsaan ini tidak memberi tempat pada kelompok yang akan memecah bela bangsa dan negara.” Ucapnya.

Baca Juga