Top Picks
Pramuka Digital, Rasman: Para Pemuda Harus Mengubah Cara Berfikir Tradisi Beseprah, Momen Bersatunya Raja dan Seluruh Rakyat Kutai Kartanegara DPK Kaltim Gelar Workshop Menulis Buku Anggota DPRD Kutim Dampingi PGPI Audensi Bupati DPK Kaltim Dorong Upaya Pencerdasan Anak Melalui Buku dan Perpustakaan Anak BI Siapkan Rp 4,02 Triliun Untuk Penukaran Uang

Ketua DPRD Kutim Dorong Pengembangan Budidaya Madu Kelulut

Fokuskaltim.co - Memiliki sumber daya alam yang melimpah, masyarakat Kecamatan Bengalon mulai memanfaatkan lingkungan sekitar untuk membudidayakan Madu kelulut atau madu klanceng.

Saat kunjungan ke salah satu konstituen yang ada di Desa Sepaso Induk, Kecamatan Bengalon, Ketua DPRD Kutim, Joni mengatakan, potensi untuk meningkatkan pendapatan sangat terbuka lebar mengigat kondisi alam yang sangat bagus.

”Peternakan madu kelulut yang ada di Desa Sepaso Induk ini merupakan salah satu hasil dari aspirasi saya tahun lalu, sekarang sudah berkembang pesat dan seperti kita lihat saat ini, sudah bisa untuk menghidupi keluarga mereka,” ungkap Joni Senin 7/11/2022.

Budidaya madu kelulut diharapkan bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat dan harus menjadi perhatian baik itu pemerintah daerah maupun anggota DPRD Kutim.

“Ini akan kita dorong terus, sebagai wakil rakyat, kesejahteraan masyarakat menjadi PR. adanya pembudidayaan madu kelulut ini, bisa menjadi roda ekonomi masyarakat,” sambugnya.

Supri, salah satu peternak mengatakan, dalam satu box (rumah lebah kelulut) bisa menghasilkan Rp 400 sampai Rp 500ribu dalam sekali panen.

“Dalam satu box ini kami bisa menghasilkan madu 1 sampai 2 botol, cukuplah untuk beli beras dan lauk untuk keluarga,” paparnya.

Joni menambahkan, dengan adanya sumber penghasilan lain, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak kedepannya.

“Saya selaku wakil rakyat, senang bisa membantu masyarakat terutama yang memiliki keterbatasan dalam mengembangkan usaha, terlebih lagi ini adalah daerah pemilihan yang memenangkan saya hingga menjadi anggota dewan,” tutup Joni, politikus PPP itu. (Adv)

Baca Juga