Top Picks
Jawab Kuis Dadakan Wabup Kasmidi, 23 Anak Dapat Jackpot Pada Peringatan HAN 2023 Pembangunan IKN, Agus Minta Kabupaten Kota Tidak Jadi Penonton Bupati Kutim Ardiansyah, Secara Resmi Buka Turnamen Volley Ball Bupati Cup 2023 Fraksi Demorat Himbau Pemkab Kutim Menjawab Isu Strategis 5 Tahun kedepan Pedoman Tata Kearsipan di Lingkungan Pemkot Kutim Jadi Perda Bangkitkan Minat Literasi Sejak Dini

DPRD Kutim Belajar Sistem Irigasi Pertanian di Pinrang

Fokuskaltim.co - Swasembada pangan menjadi program pembangunan pertanian yang strategis karena memiliki dampak luas. Ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup, mutu bahan pangan yang baik, serta nilai gizi yang tinggi memiliki dampak luas pada perekonomian dan mutu sumber daya manusia.

Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan dalam kunjunganya ke Pinrag mengatakan, beras sebagai bahan pangan utama menjadi target pemerintahan untuk dapat mencapai swasembada.

Pinrang menurutnya berhasil mewujudkan hal tersebut dengan Bendungan Benteng yang mengaliri persawahan yang luasnya mencapai puluhan ribu hektare (Ha).

“Dengan kunjungan ini kami ingin melihat dan belajar agar bisa kita wujudkan dan terapkan di Kutim, ujarnya, Selasa (18/2/2020).

Politisi Nasdem ini menilai, Kutim memiliki potensi Swasembada pangan. Dari berbagai komoditas pertanian yang ada, produktivitas sektor komoditas unggulan diantaranya padi, jagung, dan ubi kayu dapat ditingkatkan.

“Karena potensi irigasi persawahan di Kutim sangat bagus,” pungkasnya. (*).

Baca Juga