Top Picks
HUT Bhayangkara ke 76, Joni Apresiasi Dedikasi Tinggi Polres Kutim Bangga, Derawan Sabet Juara III Desa Wisata Nasional Kategori Digital Upaya Pemprov Kaltim Menekan Angka Pengganguran Sekdes Sanggatta Utara Minta Ketua RT yang Sudah Tak Menjabat Kembalikan Aset Buka Festival Sekerat Nusantara, Ardiansyah: Tahun Depan Harus Lebih Meriah Proyek Multiyears 2023, DPRD Kutim Berikan Lampu Hijau

Anggota DPRD Kaltim Sampaikan Pentingnya Perda Dalam Pengelolaan Zakat

fokuskaltim.co - Salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap orang muslim adalah mengeluarkan sebagian harta yang digunakan untuk membantu golongan ekonomi lemah. Paradigma ini dibangun dari keberadaan syari'at Islam, yang menempatkan basis teosentris-humanisme.

Hal ini telah mempertegas, bahwa penunaian zakat tidak semata wujud ketaatan seorang muslim terhadap perintah Allah SWT. Akan tetapi secara inhern, terkandung misi pengentasan kemiskinan untuk menciptakan masyarakat adil dan makmur.

Senada akan hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kaltim Rusman Ya'qub menyampaikan Pentingnya Peraturan Daerah dalam Pengelolaan Zakat agar penyalurannya tepat sasaran. "Ini penting dilakukan pembumian Perda zakat dan UUD zakat itu, kemudian harus ada instansi yang dalam memonitoring dan mengkoordinasikan semua kelompok-kelompok dan lembaga penarikan zakat itu," ungkapnya saat ditemui awak media.

Hanya saja menurutnya yang perlu diperhatikan sekarang ini adalah peran serta Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam melakukan pemberdayaan UU Zakat dan UU Pemerintahan Daerah.

Artinya, keberadaan pasal 7 UU Zakat yang menentukan peran pemerintah berupa perlindungan, pembinaan, dan pengukuhan harus difungsikan secara matang dan terorganisir. "Nah di UUD zakat itu kan harus terdaftar, tapi nyatanya dimasyarakat kita, ada kepedulian dan kepekaan dari kelompok-kelompok masyarakat itu berinisiatif membentuk lembaga seolah-seolah penyalur zakat, mestinya itu terdaftar dulu baru boleh," ucapnya. (ADV/DPRDKALTIM)

Baca Juga