Top Picks
Genjot Infrastruktur, Pemkab Berau Gelontorkan Rp 63 Miliar di Segah Tutup 2 Tahun, Perpustakaan PWP RU Kini Ramai Dikunjungi Rancang RPJPD Tahun 2025-2045, Pemkab Kutim Mulai Tahap Awal Libatkan Berbagai Perguruan Tinggi dan Universitas DPK Kaltim Apresiasi Kesigapan Disdikbud Pastikan RPJMD Berjalan Butuh Keterlibatan Semua Pihak Pimpin Komisi I DPRD Kaltim, Jahidin: Tantangan yang Berat

DPRD Kutim Hearing Libatkan Dinas Terkait

Fokuskaltim.co - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) menggelar rapat dengar pendapat tentang penyelesaian masalah plasma sawit PT. Bumi Mas Agro (DMA) di ruang Heraing Sekretariat DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Senin (24/2/2020) kemarin.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan didanpingi anggota dewa lainnya dengan menghadirkan dinas perkebunan, dinas pertanahan dan penataan ruangan, dinas koperasi, usaha kecil dan menengah, Pemerintah Kecamatan Sandaran, serta masyarakat yang tergabung dalaan Koperasi PT. Bumi Mas Agro.

Rapat dibahas untuk mencari solusi dan penyelesaian terhadap permasalahan pada PT. DMA atas laporan masyarakat koperasi PT. DMA.

Dalam rapat tersebut, pihak koperasi menerangkan bahwa terdapat 10 orang yang sudah lama terdaftar sebagai anggota Koperasi PT. DMA namun sampai sekarang tidak mendapatkan plasma dari pihak perusahaan. Padahal mereka merupakan masyarakat yang tercatat sebagai memiliki lahan.

Penjelasan ini diamini dinas terkait, disebutkan dari sebagian daftar anggota koperasi yang dimaksud tersebut memang telah tercatat sebagai anggota koperasi yang berhak menerima plasma.

Sementara pihak PT DMA sendiri, hingga hearing berkahir tidak satupun perwakilannya yang muncul dalam rapat, sehingga penyelesaian atas permasalah plama tersebut belum menemukan titik terang.

“Saya berharap teman-dewan yang di dapil sana bisa mengfasilitasi pertemuan dengan PT Bumi Mas Agro,” ujar Arfan. (*).

Baca Juga