Top Picks
Terbang ke Berau, Mas Menteri Didampingi Bupati Sri Juniarsih Kunker Ke Kaltim, Menteri ESDM Tinjau SPBU Samarinda Gedung SMPN 1 Sangkulirang Ambruk Tertimpa Pohon DPRD Kaltim Apresiasi Dukungan Anggaran Pusat untuk Pendanaan PPPA IKMS Kutim Bersama Ismunandar Berikan Bantuan Sembako ke Warga Desa Singa Gembara Kekerasan Terhadap Wartawan, Jurnalis Kutim Gelar Aksi Solidaritas

Dinsos Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Sangatta Utara

Fokuskaltim.co – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Ernata Hadi Sujito, membuktikan respon cepat Pemerintah terkait bencana kebarakan yang terjadi di Sangatta Utara, beberapa waktu lalu. Yakni kebakaran yang menghaguskan 2 unit rumah, serta kebakaran di Perumahan Panorama Jalan Swarga Bara RT 42 Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara.

Hal tersebut merupakan intruksi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Dinas Sosial dalam hal ini segera bertindak cepat menyalurkan bantuan kepada pihak korban yang mengalami bencana, dengan langsung turun kelapangan melihat langsung kondisi masyarakat yang terkena dampak.

Lebih lanjut, untuk bantuan yang diberikan merupakan bantuan sandang dan pangan, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat korban kebakaran.

“Bantuan yang kami berikan berupa paket sembako dan kelengkapan dapur, kelengkapan lansia, kelengkapan mandi, selimut, serta  terpal. Tentu tidak seberapa, namun ini menjadi perlengkapan yang diperlukan bagi masyarakat,” ucap Ernata. Senin (15/5/2023).

Santunan yang disalurkan merupakan wujud kepedulian Pemkab Kutim kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kesempatan itu juga, Ia sekaligus  menyampaikan pesan dari Pemerintah Kutim.

“Beliau menyampaikan turut berduka cita dan semoga  warga tetap sabar dan kuat dalam menghadapi cobaan yang sedang di hadapi saat ini,” terangnya

Sebagai informasi, pada hari Kamis (11/05/2023) lalu terjadi musibah kebakaran yang menghanguskan 2 unit rumah penduduk di kawasan perumahan Panorama  Jln Swarga Bara RT 42 Desa Swarga Bara Kecamatan. Sangatta Utara, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun dari musibah tersebut di perkirakan kerugian yang dialami korban ditaksir hingga Rp 700 juta. (adv)

Baca Juga