Top Picks
Tak Lama Tiba Dirumah Duka, Jenazah Hj. Norbaiti Isran Noor Langsung Disemayamkan RAPBD 2026 Resmi Dipaparkan, Kutim Prioritaskan Layanan Publik dan Pemerataan Pembangunan Menuju PTM, Agusriansyah: Vaksinasi Tenaga Pengajar Harus Diselesaikan Terlebih Dahulu Kembali Gelar Pasar Murah di Kecamatan Sangkulirang, Disperindag Sediakan Sebanyak 3.100 Paket Sembako Murah Untuk Masyarakat DPRD Kutim Dorong Pemerintah Lebih Optimalkan Sektor Perikanan Konsen Kembangkan Pariwisata dan Potensi Desa, Usulan Musrenbangcam Sangsel Capai Rp 66,3 Miliar

Dinsos Kutim Sigap Tanggapi Banjir di Kecamatan Kaubun

Fokuskaltim.co - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kutim, dr Ernata Hadi Sujito, menanggapi musibah banjir yang terjadi di Kecamatan Kaubun.

Kepada sejumlah awak media, Ernata mengatakan bahwa pihaknya menunggu informasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), agar bisa melakukan tindakan lebih lanjut.

Selain itu, pihaknya mengaku sementara ini masih menunggu pelaporan dari pemerintah setempat, yakni pemerintah kecamatan dan desa.

“Jadi kita unsur pemerintah ini kan, ada pemerintah yang melekat ke masyarakat yakni RT, desa maupun camat. Nanti bagaimana laporan dari beliau-beliau yang melaporkan ke kami, jika sekiranya memang harus ditindaklanjuti, ya kita pasti akan melakukan tindakan itu,” ucapnya. Kamis (19/05/2023).

Menurutnya, pemerintah hal ini ada Standar Operasional Prosedur (SOP). Sehingga menunggu laporan.

“Jadi menunggu pemerintah setempat yakni RT, Desa, Kecamatan serta bagaimana hasil supervisi OPD yakni BPBD yang menangani kebencanaan. Kalau memang perlu segera ditindaklanjuti, ya kita siap tindaklanjuti. Hal ini juga sesuai intruksi bupati, jadi kami juga tidak tinggal diam saja,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, hujan lebat yang melanda Kecamatan Kaubun dengan intensitas hujan yang tinggi, mengakibatkan sejumlah titik di Kecamatan Kaubun Kutim mengalami banjir, termasuk tiga Desa yakni Desa Bumi Etam, Desa Kadungan Jaya dan Desa Pengadan Baru. (adv)

Baca Juga