Top Picks
Bupati Diundang Presiden RI Ke Jakarta – Hadiri Rakornas Karhutla di Istana Negara Dukung Pembangunan IKN, Kutim Siap Jadi Superhub Kesbangpol Kaltim Kumpulkan Tim Terpadu, Perkuat Fasilitasi P4GN Bupati Kutim, Hadiri Panen Raya Padi Jenis Organik Kelompok Tani Padaidi (Poktan) di Teluk Pandan Optimalisasi Peran wilayah Penyangga IKN Nusantara, Pj Gubernur Kaltim Akan Revisi RTRW Tuna 34,9 Kg Bawa Bontang Angler Community Juarai Fishing Turnament Bupati Kutim Cup 2022

Dewan Kecewa, Demonstran Tidak Mau Diajak Berdiskusi

 

Fokuskaltim.com, Samarinda. Menanggapi aksi demonstrasi yang terjadi beberapa hari belakangan dari mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Kaltim Bersatu, di Kantor DPRD Kaltim, sejumlah anggota DPRD Kaltim angkat bicara.

Rusman Yaqub misalnya, Anggota DPRD Kaltim dari dapil Samarinda ini mengaku agak kecewa dengan mahasiswa yang berunjuk rasa. Pasalnya, setiap kali dewan ingin berdialog dengan mahasiswa tentang aspirasi yang disampaikan, mahasiswa malah menolak.

“Soal penolakan pelemahan KPK, RUU KUHP dan persoalan demokrasi yang dikorupis serta masalah lainnya, kami sudah paham hal itu. Terus, kami ini mau mengajak adik-adik mahasiswa ini berdiskusi tentang langkah yang harus diambil selanjutnya, tapi mereka (mahasiswa) malah menolak. Kan, jadi bingung kita,” ujarnya.

Tujuan dari diskusi tersebut kata Rusman, untuk menginventarisir masukan-masukan dari para mahasiswa. Sehingga, apa yang menjadi tuntutan dari mahasiswa dapat menjadi perhatian pemerintah pusat.

Oleh karenanya, sebagai orang terpelajar, Rusman meminta mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi secara intelektual. “Mereka ini kan kaum intelek yang sedang menyampaikan aspirasi mewakili suara rakyat, dan mau mengutrakan bahwa ini loh suara kami di daerah, tolong dong didengar. Maunya kan seperti itu. Tapi ini bagaimana mau singkron kalau kami (DPRD Kaltim) saja tidak mau diajak berdiskusi,” sesal dia.

Pun demikian, terkait dengan aspirasi yang disampaikan mahasiswa, Politikus PPP ini beranggapan bahwa, dewan sangat mengapresiasi dan setuju dengan apa yang menjadi aspirasi dari para mahasiwa.

Kerap tidak dianggap saat ingin mengajak berdiskusi dengan para mahasiswa, Rusman pun mengaku sedikit kecewa, dan meminta agar para mahasiswa menghargai itikad baik dan perjuangan dari wakil rakyat di DPRD Kaltim dalam mengakomodir aspirasi yang disampaikan mahasiswa. “Ini sudah kali ketiga kami mengajak adik-adik mahasiswa berdiskusi dan musyawarah bersama, sejak demontrasi pertama minggu lalu. Tapi belum ada hasil,” ucapnya

Sehingga menurut dia, tidak benar jika ada yang menganggap anggota dewan tidak pro rakyat dan tidak mau menerima aspirasi. Faktanya, DPRD Kaltim tidak pernah tidak hadir saat ada yang mahasiswa ataupun masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi. (adv-fha)

Editor : Syarifuddin

Baca Juga