Top Picks
Wakili Ketua DPRD, Sapto Hadiri Pembukaan Musprov Perbakin Kaltim Tinju Kutim Sabet Lima Medali di POPDA XVII, Kadispora Beri Apresiasi Tinggi Kutim Kembali Raih Predikat WTP, Dewan Dorong Pemerintah Maksimalkan Pembenahan Menyeluruh Lepas Tim Sepak Bola Putri U-15 Bintang Wahau Klub pada Piala Pertiwi Cup, Wabup Kasmidi Berharap Harumkan Nama Kutim "Sepasang Singa" Jadi Maskot Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kutim Tahun 2024 Gas Setrika Bocor, Rumah Laoundy di Sangatta Utara Nyaris Terbakar

Rapat Persiapan Sambut Kunjungan Tim Evaluasi Gerakan 100 Smartcity

Fokuskaltim.co - Rapat bersama terkait agenda kunjungan tim evaluasi gerakan 100 Smartcity dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI pada awal April 2020 ke Kutai Timur (Kutim) digelar di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim), Bukit Pelangi, Rabu (11/3/2020).

Dibuka Sekda Kutim Irwansyah, Kadis Kominfo Perstik Kutim Ir Suprihanto CES dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kutim lainnya hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam sambutannya, Suprihanto memaparkan berbagai hal mengenai tinjauan lapangan evaluasi implementasi program Smart City. Ia mengatakan, sejak Kutim masuk nominasi dalam gerakan 100 smartcity sudah berbagai persiapan sudah dilakukan. Diantaranya, sinkronikasi satu data lewat Diskominfo Perstik dan penambahan “hotspot wifi” di beberapa fasilitas umum.

Pada 2-3 April mendatang, kanjut dia, tim evaluasi gerakan Smart City dari Kementerian Kominfo RI akan turun ke lapangan melihat kondisi langsung terkait kesiapan Kutim dalam gerakan 100 Smartcity.

“Kami mengimbau kepada seluruh OPD untuk bekerjasama menyiapkan konten- konten untuk disajikan dalam website Kutim,” ujarnya.

Ada beberapa OPD yang menjadi prioritas disarankan mengisi konten- konten untuk disajikan dalam website yang dikelola di bawah koordiinasi Dinas Kominfo Perstik. Diantaranya Bappeda, Bapenda, Inspektorat Wilayah, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Dinas PMD-PTSP.

Suprihanto CES mengatakan, hal ini sangat penting untuk menjaga arus informasi satu arah yang terjaga akurasinya dengan baik. Bagaimana Pemkab Kutim memanfaatkan teknologi berbasis 4.0 ini dalam menjalankan pemerintahan yang lebih baik untuk peningkatan kualitas layanan masyarakat.

“Harapannya sebelum tim evaluasi tiba, semua data atau konten dari OPD sudah siap,” pungkasnya.

Baca Juga