Top Picks
KONI Kaltim Agendakan Rakor & Evaluasi Hasil BK PON DPRD Komitmen Wujudkan Kutim Sejahtera Bebas Dari Kemiskinan Pembiayaan STIPER dan STAIS di Tanggung Pemerintah, Yulianus Dukung Wacara Perubahan Status Dari PTS Menjadi PTN Rilis Satgas, Covid-19 Terus Mengancam Temuan Anggaran Senilai Rp 800 Juta, DPRD Kutim Dukung Tindakan Tegas BPK Minta Pemgembalian Muswil VIII PP, Isran Beri Pesan Untuk Pemuda

Bangsa Yang Cerdas Berpeluang Menjadi Besar dan Maju

fokuskaltim.co - Kepala Perpusnas menyampaikan, UUD 1945 memandatori empat tugas pokok bagi setiap warga negara, baik sebagai legislatif, eksekutif, yudikatif maupun TNI/POLRI. Diantaranya, mencerdaskan anak bangsa, mensejahterakan, melindungi dan ikut mewujudkan perdamaian dunia.

"Karena bangsa yang cerdas sangat berpeluang besar menjadi negara maju dan sejahtera," ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, literasi merupakan kedalaman pengetahuan seseorang terhadap suatu subjek pengetahuan. Dan tingkatan literasi tertinggi ketika seseorang mampu berinovasi, berkreasi menciptakan barang dan jasa yang mampu bersaing di pasar global.

Indonesia memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah, namun sayangnya belum dapat menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasar global.

"Tanpa literasi yang kuat kita tidak akan menjadi negara produsen. Bahan baku yang kita miliki boleh berlimpah, namun tanpa literasi kita tetap akan dieksploitasi. Ini menjadi tantangan kita bersama untuk mengubah bangsa ini," jelasnya.

Maka dari itu, lanjutnya, diperlukan buku-buku ilmu terapan terkait pertanian, maupun peternakan yang sesuai dengan potensi SDA yang dimiliki oleh Kabupaten Pohuwato. “Tidak ada teknologi yang mentransfer ilmu pengetahuan ke otak manusia, selain membaca. Maka perlu kehadiran buku-buku ilmu terapan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dan berdampak pada kesejahteraan,” lanjutnya. (Adv/DpkKaltim)

Baca Juga