Top Picks
Pejabat Wajib Setor LHKPN ! – Tak lapor, Sanksi Administrasi Menanti Swasembada, David Harap Bantuan Prioritas Sektor Pertanian Kasmidi Bersama Ratusan Bikers Ramaikan Adhyaksa Fun Bikers Kidang Menduga Buaya Bengalon Berkeliaran Akibat Aktivitas Perusahaan Tim DPKP Kutim Evakuasi Buaya Sepanjang Dua Meter Dari Kolam Pemancingan Warga Wabup Kutim Kasmidi Bulang, Resmi Kukuhkan Pengurus AJKT Periode 2023-2025

Pemkab Kutim Gelar Rembug Studing Libatkan Berbagai Pihak

Fokuskaltim.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, menggelar Rembug Stunding dengan berbagai pihak terkait, di Ruang Meranti Kantor Bupati, Selasa (11/07/2023). 

Kegiatan tersebut dalam rangka konvergensi percepatan penurunan angka dan pencegahan stunting disetiap desa di Kutim yang termasuk dalam kategori wilayah stunting, maka perlu dilakukan koordinasi dengan melaksanakan rembug stunting terkait penyusunan perencanaan program dan kegiatan yang terfokus menurunkan angka stuntin, khususnya pada desa-desa lokus stunting di Kutim. 

Turut dari perangkat daerah (PD) terkait, TP PKK, Forkopimda, Rorum CSR, DWP, IBI, IDI, Camat Sangatta Utara, Camat Sangatta Selatan, PT KPC, PT PAMA Persada Nusantara Sangatta dan secara zoom diikuti Dinkes Propvinsi Kaltim, Camat se Kutim, Kades/Lurah se Kutim, KPM se Kutim, TPP Kecamatan se Kutim, TPS Desa se Kutim dan seluruh TPK se Kutim.

Plt Kepala DPPKB Kutim Ronny Bonar Hamonangan Siburian, menyebut dalam Rembug berbagai saran disampaikan dalam penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Kutim ini. 

“Seperti, berapa anggaran masing-masing PD terkait untuk mengatasi stunting. Dan dengan anggaran tersebut, sudah seberapa banyak angka stunting yang turun atau sudah seberapa banyak anak stunting yang terbantu,” sebut Ronny (sapaan akrabnya).

Kemudian, lanjut Ronny, Satgas penurunan stunting yang ditempatkan di Kutai Timur, akan mengambil data di semua PD terkait penurunan stunting. 

“Rembug stunting sebaiknya dilakukan sebelum Musrenbang, agar PD bisa memasukkan anggaran untuk mengatasi stunting,” tuturnya. (adv)

Baca Juga