Top Picks
DPRD Kutim Mengharap Paket Sembako Korban Terdampak Covid-19 Tepat Sasaran Gubernur Harum Tinjau Infrastruktur hingga Serahkan Bantuan Sosial di Wilayah Utara Kaltim Faisal Terima Kunjungan BEM Fakultas Teknik Unmul Samarinda Tepat Dengan Hari Jadi, Panitia Gerak Jalan Merdeka Siapkan Kejutan Untuk Wabup Kutim Dewan Dapat Keluhan Dokter P3K Terkait Besaran TPP Yang Minim 1 Anggota DPRD Kutim Positif Covid-19, Hearing Pansus Raperda Ketenagakerjaan bersama Serikat Buruh Ditunda

DPK Kaltim Tingkatkan Minat Baca WBP

fokuskaltim.com - Warga binaan pemasyarakatan (WBP) rawan diserang perasaan jenuh selama hidup di lembaga pemasyarakatan (lapas). Demi memberi “warna” serta memenuhi hak berliterasi mereka, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim pun menyediakan layanan perpustakaan keliling.

 

Bekerja sama dengan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, mereka membangun fasilitas pojok baca. "Ini adalah pertama kalinya dilakukan di lapas dan rutan (rumah tahanan) di Kaltim," kata pustakawan madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Masitah.

 

Ya, pojok baca itu mereka hadirkan dalam bentuk pelayanan perpustakaan keliling. Dalam kurun waktu tertentu, DPK datang mengantar buku secara rutin. Harapannya, di tengah keterbatasan ruang gerak WBP, mereka tetap bisa memperluas wawasannya lewat membaca. "Kami mengirimkan 100 judul buku per lapas dan rutan setiap bulannya," katanya.

 

Masitah menambahkan, sebanyak 600 judul buku dalam sebulan, berkeliling atau dirotasikan dengan buku koleksi terbaru. Sementara itu Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Samarinda Hidayat mengatakan, kerja sama dengan DPK Kaltim itu bertujuan meningkatkan minat baca dan pengetahuan warga binaan, serta memberikan alternatif kegiatan positif bagi mereka.

 

"Warga binaan bisa mengakses banyak buku yang masuk dalam koleksi buku di Perpustakaan Kaltim, sehingga terbantu dengan kesediaan buku yang ada secara offline," katanya.

 

Ia mengatakan Perpustakaan Kaltim juga secara berkala menyediakan ratusan buku per bulan yang ditukar secara berkala. "Warga binaan juga sangat antusias. Mereka bisa memilih buku sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka, termasuk novel, keterampilan, hukum, dan lain-lain," katanya.  (Adv/DPKKaltim)

Baca Juga