Top Picks
Subandi Soroti Peristiwa Longsornya Terowongan Selili Lanal Kutim Gelar Beragam Kegiatan Semarakan HUT RI Ke 77, Bupati Apresiasi Libatkan UMKM Dihadiri Banyak OPD, Arfan : Jangan Sampai Muncul Klaster Musrenbang Desa Tanah Abang di Kutim Bakal Miliki Wahana Rekreasi Air Fazail Rachman, Soroti Langkah Pemerintah terkait Penanganan Banjir yang dinilai Lambat UI dan Unpad Sampaikan Hasil Studi Transmigrasi, Kutim Siapkan Arah Kebijakan Lanjutan

Novel Apresiasi Pemberian Insentif Bagi Tenaga Kesehatan

Fokuskaltim.co - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang memberikan insentif khusus bagi tenaga kesehatan terlibat langsung dalam penanganan dan pecegahan Covid-19 di Kutim.

Anggota DPRD Kutim dr Novel menyatakan, pemberian insentif menjadi bentuk terima kasih Pemerintah Kutim atas pengorbanan dan jasa tak ternilai yang diberikan oleh para tenaga kesehatan.

Pemerintah insentif sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga kesehatan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Tadi saya dengar bahwa dinas kesehatan sudah juga membuat perecanaan bagaimana sistem insentif untuk tenaga dokter, kemudian tenaga perawat yang langsung turun untuk merawat orang-orang yang positif Covid-19 dan pasien dalam pengawasan,” ujarnya, Kamis (2/4/2020).

Meski demikian, Politisi Gerindra ini berharap agar pemerintah daerah juga memberikan insentif serupa kepada tenaga-tenga lainnya yang turut menyumbangkan waktu dan tenganya untuk membantu penanganan dan penegahan wabah berbahaya itu di Kutim seperti para cleaning servise meskipun nilainya lebih kecil dari tenaga kesehatan atau tenaga medis.

Cleaning service yang tugas membantu para tenaga kesehatan serta pihak lainnya itu dinilai juga memiliki peran yang penting dalan peroses penanggulangan Covid-19.

“Di lap dan laboratorium itu juga harus mendapatkan insentif, termasuk menurut saya setiap orang dari OPD (organisasi pernagkat daerah) lintas sektoral TNI, Polri yang selama ini betul dilapangan,” tuturnya.

Dia berharap, Kutim memiliki anggaran yang cukup untuk insentif bagi tenaga-tenaga bantu tersebut sebagai bentuk apresiasi yang telah berjuang dan bertarung nyawa membantu menanggulangi wabah berbahaya tersebut.

“Mereka meninggalkan keluarga dan bertarung nyawa seperti teman-teman TNI, Polri, Satpol dan semua. Mereka juga ikut berjuang,” pungkasnya.

Baca Juga