Top Picks
Sosper Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, DPRD Kutim Untuk Menekan Angka Pencari Kerja Dari Luar Daerah Dewan Minta Pemkab Kutim Buat Perda Larangan Bus Perusahaan Masuk Kota Arfan: Pemekaran 11 Desa di Kutim Solusi Pemeratan Pembangunan RSUD Kudungga Sangatta Raih Akreditasi Paripurna Melalui LARS DHP, David Rante Harap Pelayanan Untuk Masyarakat Lebih di Optimalkan Peluncuran Desa Bersinar, BNNP Kaltim Desak Kutim Bangun Gedung Rehabilitasi Samarinda, Bontang Balikpapan Bebas Malaria

DPK Kaltim Terus Pantau Penggunaan SRIKANDI

fokuskaltim.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim terus memantau proses penggunaan aplikasi SRIKANDI di berbagai tempat. Mereka berkeliling ke berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meninjau perkembangan penggunaan aplikasi penunjang aktivitas pengarsipan dokumen secara digital tersebut. Termasuk ke Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltim.


Dalam pertemuan yang digelar pada Rabu (1/11), sembilan biro di bawah naungan Setprov Kaltim ambil bagian. Menurut Arsiparis DPK Kaltim Dewi Susanti Elham, dalam ranah penggunaan SRIKANDI, pemprov cukup tertinggal jika dibandingkan dengan kabupaten atau kota.


"Di provinsi malah belum jalan. Ketinggalan jauh oleh daerahnya, seperti Kutai Kartanegara," jelas Dewi membuka pertemuan di ruang Tenguyun Lantai 4 Kantor Gubernur. Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Biro Umum Hana Iriana menegaskan bahwa pihaknya sudah siap menggunakan SRIKANDI. "Cuma kan kami beberapa kali terbentur ada kegiatan," jelas Hana.

Mengepalai biro yang paling sering bersinggungan dengan administrasi dan surat menyurat, Hana meyakini SRIKANDI akan memudahkan pihaknya. Apalagi banyak pejabat di lingkungan provinsi yang tidak berada di satu kota. "Nah SRIKANDI ini kenapa akan kami gunakan, apabila pimpinan sedang di luar daerah. Apalagi Pak Pj Gubernur orang pusat dengan intensitas yang tinggi," tambahnya.

Pertemuan selama kurang lebih 2 jam itu berhasil mengingatkan kembali kepada 9 biro bagaimana secara teknis penggunaan aplikasi SRIKANDI. Sehingga mereka semakin siap. "Saya kalau bisa dalam minggu ini sudah bisa diterapkan," pungkasnya. (Adv/DPKKaltim)

Baca Juga