Top Picks
BI Kaltim Imbau Masyarakat Berhati-Hati Terkait QRIS Palsu Wujudkan Masyarakat Cerdas Dengan Program Perpustakaan keliling DPK Kaltim Buruh Desak DPRD dan Pemkab Percepat Pembahasan Raperda Ketenagakerjaan Kasmidi Pimpin Raker Perdana ASKAB PSSI Kutim Periode 2021-2025 DPRD Bersama Pemkab Kutim Sahkan APBD 2023 Senilai 5,2 Terliun Rusman Yaqub Yakin Bapemperda DPRD Kaltim Dapat Selesaikan 10 Ranperda

Ingin Dongeng Lokal Tumbuh Subur

fokuskaltim.com - Sesekali raut haru tersisip di wajah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim Muhammad Syafranuddin di tengah-tengah kegiatan membaca dan mendongeng bersama 1.000 anak di GOR serbaguna Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Minggu (26/11). Melihat keceriaan dunia anak yang begitu ia cintai, membuatnya seketika teringat akan dirinya semasa masih belia.

 

Ya, kecintaannya terhadap anak-anak menjaga semangatnya terus menyala. Termasuk mengupayakan hadir di tengah kegiatan tersebut, kendati dirinya masih belum bugar karena masih berjuang melawan sakitnya. “Saya memang menyukai anak-anak,” ucapnya.

 

Ia menambahkan betapa pentingnya mendidik anak-anak agar mencintai Indonesia. Itu akan menjadi bekal mereka membangun bangsa yang lebih baik pada masa mendatang.

 

Dekat dengan dunia literasi anak, Kepala DPK Kaltim menyatakan niatnya untuk mendorong penulis lokal asal Kaltim, terutama dalam bentuk dongeng, untuk terus berkarya, agar dapat dinikmati oleh anak-anak setempat. “Dengan dongeng, kita bisa menambah daya pikir anak-anak kita. Meskipun itu hal kecil, tetapi dapat membentuk pola pikir yang lebih baik ke depannya,” katanya.

 

Ia juga mengimbau orangtua dan guru untuk selalu memberikan hal-hal positif kepada anak-anak. Ia memberikan contoh dari kearifan lokal. “Dulu, kita dilarang duduk di pintu, katanya nanti ada hantu lewat. Padahal maksudnya agar tidak menghalangi orang yang berlalu-lalang. Begitu banyak hal-hal dari masa lalu yang memiliki makna tertentu,” ujarnya sambil mengajak semua pihak terlibat dalam menciptakan lingkungan positif bagi pertumbuhan generasi penerus. (Adv/DPKKaltim)

Baca Juga