Top Picks
Kaltim Stop Pengiriman Sapi Dari Pulau Jawa Perpusnas Gelar Sosialisasi Pedoman Penyusunan IPLM dan TGM Sebagai IKK di Daerah Masuk Bulan ke-6 Realisasi APBD Kutim Terserap 48,62 Persen, DPRD Kutim Artinya Maksimal DKP Kaltim Musnahkan BB Alat Tangkap Terlarang Reza Fachlevi Harap Pelaksanaan Porprov VII Bisa Tepat Waktu Hadiri Pesta Adat dan Budaya Wehea Lom Plai, Bupati Kutim Ardiansyah Sebut 10 MHA Telah di Usulkan ke Gubernur Kaltim

Anak Bontang Terbukti Melek Literasi

fokuskaltim.com - Selayaknya kegiatan yang diikuti para peserta cilik, kegiatan selalu tak lepas dari keceriaan dan keramaian dalam penyelenggaraannya. Seperti yang terlihat dalam penyelenggaraan lomba bertajuk Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK) garapan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang bersama DPK Kaltim di Gedung Auditorium Tiga Dimensi Jalan Awang Long, Bontang.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Basri Rase. Dia terlihat berinteraksi dengan para peserta. Kemudian ditanggapi pula dengan antusias oleh para peserta. Bahkan dirinya memberi tantangan kepada peserta untuk menjelaskan pengetahuannya tentang narkoba. Dalam suasana yang penuh antusiasme, dua siswa berhasil menjelaskan topik tersebut dengan baik.

 

Sebagai apresiasi atas keberhasilan itu, Basri memberikan hadiah langsung berupa uang tunai sebesar Rp 100 ribu kepada kedua siswa yang berhasil menjawab tantangan tersebut. Momen kegembiraan tak hanya terjadi dalam suasana serius, tetapi juga ada sentuhan humor saat salah satu siswa, Fachri, yang dengan spontan meminta hadiah tersebut dengan kalimat yang tengah viral saat ini. “Pak, mau juga, agar silaturahmi tidak terputus, pinjam dulu seratus,” ucapnya.

 

Kejadian tersebut menuai tawa dari seluruh hadirin, termasuk Basri. Hal ini menjadi indikasi tingginya tingkat literasi digital di Bontang, di mana siswa-siswi mampu menghadirkan momen lucu dengan mengikuti perkembangan viral di dunia maya.

 

Partisipasi aktif Wali Kota Bontang dalam kegiatan literasi semacam ini menunjukkan komitmen dan dukungan penuh pemerintah setempat terhadap peningkatan literasi di kalangan anak-anak. (Adv/DPKKaltim)

Baca Juga