Top Picks
Meski Belum Ada Kasus, 2 RSUD Kaltim Nyatakan Siap Tangani Kasus GGAPA Pemkab Kutim Tegaskan Dukungan bagi Pemuda, Dorong Diaspora Berperan dalam Pembangunan Daerah IKN Jadi Berkah Bagi Kaltim Ramah Tamah Pemkab Kutim Sambut Kedatangan Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto di Sangatta Pemprov Kaltim Respons Cepat Keluhan Warga Balikpapan soal BBM Resmi Dilantik, AJKT Canangkan Pelatihan Jurnalistik di Desa dan Deklarasi Anti Hoax Dimasa Pademic dan Pilkada.

DPRD Kutim Wacanakan Perda Retribusi Alat Pemadam Kebakaran

Fokuskaltim.co - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) berencana membuat rancangan peraturan daerah (Raperda) inisatif terkait pajak retribusi alat pemadam kebakaran.

Ketua Komisi C DPRD Kutim Ramadani mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) dapat ditingkatkan melalui Perda penarikan retribusi alat pemadam kebakaran.

“Melihat banyaknya perusahaan yang beroperasi di Kutim, perlu adanya dibentuk perda penarikan retribusi alat pemadam kebakaran,” ujarnya, awal pekan ini.

Berdasarkan hasil kunjungan kerja DPRD Kutim ke Samarinda beberapa waktu lalu, daerah itu bisa dicontoh karena mereka telah mengatur tarif retribusi untuk alat pemadam kebakaran.

Legislator partai persatuan pembangunan (PPP) ini menilai, Perda retrubusi pajak dari alat pemadam kebakaran Kota Samarinda itupun telah berhasil meningkatkan pendapatan asli daerahnya.

Dijelaskan Ramdani, melalui Dinas Pemadam Kebakaran nantinya akan melakukan pengecekan setiap alat pemadam kebakaran baik itu berupa Apar, fire alarm dan instrumen proteksi kebakaran lainnya yang ada di perusahaan.

“Dalam pengecekan nantinya, perusahaan wajib membayar pajak untuk setiap alat pemadam kebakaran, dan tentunya hasil pajak tersebut nantinya akan menjadi kas daerah bagi pemerintah daerah,” terangnya.

Untuk itu dirinya berharap perda tersebut bisa terealisasi agar Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kutai Timur bisa lebih meningkatkan.

Baca Juga