Top Picks
Kasus Harian Covid-19 Kaltim Meroket, 64 Kasus Di 8 Kabupaten Kota Wabup Kasmidi Apresiasi Dispusip Kutim yang Mengelar Lomba Bertutur Tingkat SD Silaturahim IPHI 2019, Ardiansyah: Dapat Meningkatkan Keilmuan Dan Ketaqwaan Bupati Kutim Minta Para UMKM Lokal Optimis Pasarkan Hasil Produknya Siapkan Hadiah Spesial Lomba Karya Tulis Anak Bupati Kutim Dan Ketua DPRD Resmikan Klinik Kesehatan Milik Prayunita

PON XXI Aceh dan Sumut Sebagai Tolak Ukur

fokuskaltim.com - Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim Rasman Rading menyebut Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi tolak ukur guna menuju PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Ia menyampaikan, sejak awal Dispora Kaltim mendukung penuh perjuangan para atlet diberbagai cabang olahraga (cabor) dan berharap hasil yang maksimal.

"Kami berharap atlet-atlet muda bisa bersaing. Sebelum masuk dalam pra PON, mereka juga harus bersaing. Bahkan ketika seleksi awal masuk ke PON," ucap Rusman.

Ia menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kaltim bahkan mendorong seluruh atlet untuk masuk dalam zona medali. "Kalau Pemprov menginginkan semua cabor bisa masuk dalam zona medali yakni emas, perak, dan perunggu," sebutnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan terkait kejuaraan-kejuaraan yang telah dilaksanakan oleh Dispora Kaltim juga kebanyakan berfokus pada pembinaan atlet usia dini. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan atlet usia muda di masa depan. "Kami saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan pembudayaan olahraga, agar sentral-sentral olahraga dihidupkan lagi di masing-masing sekolah," lanjutnya.

Rusman juga berharap, agar seluruh cabor dapat melakukan pelatihan–pelatihan secara mandiri untuk menghasilkan atlet yang berkualitas dan berprestasi. "Kami yakin seluruh cabor pasti berharap hasil yang maksimal dengan mempersiapkan dari saat ini melakukan pembibitan calon atlet sejak usia dini, karena kalau kami tidak siapkan saat ini mau bagaimana nanti kedepannya. Makanya harus kami desain," tandasnya.(Adv/DisporaKaltim)

Baca Juga