Top Picks
Pengesahan Raperda Inisiatif DPRD Kutim Tentang Pengarusutamaan Gender Akan Segera Dilakukan Kutim Sebagai Superhub IKN, Wabup Kasmidi Sebut Pemkab Tengah Siapkan Rumusan Kebijakan Jangka Panjang Yang Tertuan Pada RPJPD DPRD Kaltim Soroti Sertifikasi Guru yang Belum Berdampak Bagi Kesejahteraan Peran Strategis Media Untuk Mensosialisasikan Program Pemerintah Upaya Pencegahan Korupsi, Pemkab Kutim Melalui Inspektoral Bersama KPK Menggelar Bimtek Keluarga Berintegritas Untuk Pejabat di Lingkup Pemkab Kutim Upaya Kejar Target Akreditasi Perpustakaan SMAN 10 Samarinda Masih Terkendala

Deklarasi Tangkal Hoax di "Milenial Go to Pemilu"

fokuskaltim.com - Pada Expo Kesbangpol Milenial Go to Pemilu yang digelar di Kota Tepian, Diskominfo Kaltim kembali menggandeng masyarakat untuk mendeklarasikan perang terhadap berita bohong atau hoaks.

Sesi Deklarasi Tangkal Hoaks menjadi salah satu rangkaian kegiatan expo yang menyedot perhatian serta mengundang testimoni dari warga sekitar.

"Kalau menurut saya ini bagus ya karena sekarang lagi hangat-hangatnya dan berita bohong itu memang sangat berbahaya ya, jadi ya bagus." ungkap Robi, salah satu peserta Expo

Danun, salah satu peserta lainnya, menekankan dampak keresahan yang bisa diakibatkan oleh banyaknya berita hoaks.

"Menurut saya, banyaknya berita hoaks dapat menimbulkan keresahan di masyarakat," imbuhnya.

Lisa, seorang warga Sungai Dama yang hadir dalam expo tersebut, pun menyatakan keprihatinannya terhadap jumlah berita bohong yang semakin meluas.

"Sekarang ini kan banyak banget berita hoaks ya, rusuh banget. Ya harusnya emang bagus untuk dideklarasikan seperti ini, " sambungnya.

Pendapat lain dari warga sekitar yaitu Jeni menambahkan, perspektif mengenai tanggung jawab masyarakat dalam menghadapi informasi harus dibelali dengan kemampuan menyaring kembali informasi.

"Menurut saya, bahwa masyarakat harus lebih cerdas dalam memilih berita. Kita harus jadi pembaca yang cerdas, berita harus dilihat dan dicek. Tipsnya, kalau saya, kalau ada berita di internet atau medsos, saya akan cek ke situs terkenal atau Google. Kalau ga ada di situs terkenal, udah bisa dipastikan itu hoaks, " pungkasnya.

Deklarasi Tangkal Hoaks ini menjadi langkah konkrit Diskominfo Kaltim dalam mengajak masyarakat turut serta menjaga keberlangsungan informasi yang benar dan berkualitas di era milenial menuju pemilu. (Adv/DiskominfoKaltim)

Baca Juga