Top Picks
Tiru Surabaya, Pemkab Berau Inisiasi Pembentukan Mal Pelayanan Publik Peringati Hari Pancasila 1 Juni 2023, Ketua DPRD Kutim Berharap Peringatan Sejarah Harus Rutin di Lakukan Internalisasi Pemikiran Bung Karno Melalui Ragam Koleksi Perpusnas Wakil Ketua DPRD Kutim Bagi Masker Gratis di Bengalon Unsur Pimpinan DPRD Kaltim Periode 2019-2024 Dilantik, Makmur HAPK Resmi Jabat Ketua Sengketa Lahan Kelompok Tani Bina Warga Dengan PT Indexim Coalindo Semakin Memanas, DPRD Kutim Gelar RDP

Dispora Kaltim Sosialisasi Pemberdayaan Pemuda hingga ke Desa

fokuskaltim.com - Generasi bangsa menjadi salah satu fokus Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan pemberdayaan terhadap pemuda di daerah ini. Hal ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda Kaltim.

Bahkan pemberdayaan pemuda dilakukan hingga ke Desa dan Kelurahan. Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim Bahri. Diakuinya saat ini pihaknya telah melakukan pembekalan Sentra Pemberdayaan Pemuda Desa/Kelurahan (SPPDK) yang mana kegiatan ini baru pertama kali dilakukan.

"Kami lakukan pembekalan SPPDK di Kutai Kartanegara pada 13 November 2023. SPPDK merupakan program pertama dari Dispora Kaltim yang diarahkan Kemenpora RI untuk membentuk SPPDK hingga ke daerah," ucapnya.

SPPDK diawali dengan pendataan pemuda berupa sensus pemuda, pembuatan data spasial desa/kelurahan, serta melibatkan akademisi dari IPB Bogor. Kemenpora bermitra dengan IPB dalam program SPPDK ini.

"Melalui SPPDK didapat data pemuda di desa/kelurahan, seperti jumlah pemuda, yang putus sekolah, yang bekerja, hingga yang aktif dalam peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda. Data ini bisa dimanfaatkan pemangku kepentingan dalam program pemberdayaan pemuda," jelasnya.

Dispora Kaltim juga melibatkan pemuda setempat dalam pendataan SPPDK. Mereka akan dibekali sebelum melakukan pendataan agar hasilnya valid.

Data dari SPPDK berguna sebagai dasar pengambilan kebijakan, misalnya klaster pelatihan kewirausahaan pemuda. Sosialisasi ini penting mengingat partisipasi dan kepemimpinan pemuda Kaltim masih di bawah rata-rata nasional. (Adv/DisporaKaltim)

Baca Juga