Top Picks
Peringati Harkopnas ke-76, Pemkap Kutim Gelar Gebyar Bazar Promosi UMKM Titik ke-8 Anjas Dukung Kontrator Lokal Kerjakan Proyek Pemerintah Daging Kurban Dibagi Berjadwal dan Tanpa Kresek Fraksi PPP DPRD Kutim Sambut Baik Perubahan 3 Perda Retribusi untuk Peningkatan PAD Sukses Tampil di Festival Reog Nasional, Bupati Apresiasi Pawargo Berau Masdari Kidang Kecewa Tak Diundang Pembahasan CSR di Kecamatan Bengalon

Dukung Pembangunan IKN, Kutim Siap Jadi Superhub

Fokuskaltim.co – Hingga saat ini Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyatakan telah siap menjadi salah satu Superhub (Penyokong) Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal tersebut di ungkapkan langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, saat menghadiri Halal Bihalal Akbar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kutim, di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG), Bukit Pelangi, Sabtu (11/5/2024).

“Saat ini kita (Kutim) siap menjadi superhubnya (penyokong) IKN, hal ini menjadi bagian dari dukungan ekonomi pembangunan di IKN, sejak 3 tahun belakangan ini sudah menjadi bagian pembicaraan," ungkapnya.

Selain itu, Bupati Ardiansyah juga mengatakan bahwa belum lama ini Kutim kedatangan tamu dari pusat Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Finlandia. Mengenai tersebut, Kutim berkesempatan untuk menghadiri acara dinegara tersebut untuk mempromosikan Sumber Daya Alam (SDA) Kutim.

"Saya kaget, kok bisa ada perwakilan dari KBLI datang langsung ke Kutim, katanya KBLI sudah melihat tayangan-tayangan UMKM Kutim yang sungguh luar biasa," terangnya.

Diketahui, secara Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) Kutim memang didominasikan pada sektor Migas dan Batu Bara. Namun, ia berkomitmen akan terus meningkatakan pengembangan sektor-sektor lainnya, seperti Perkebunan, Pertanian dan sektor lainnya memiliki potensi.

"Saya ingat beberapa tahun yang lalu di dalam peresmian PT Kobexindo Cement dengan produk Hongsi Semen Merah. Saat itu putusan Hongsi China atau Tiongkok akan siap lagi berinvestasi membangun di Kutim. Dan kalau berhasil dan jadi, maka Rp 44 triliun akan masuk di Kutim," ujarnya.

Lebih lanjut, meski demikian ia mengatakan Pemerintah Kutim lebih memprositasikan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui potensi SDA yang di Kutim.

"Mengenai hal ini, saya mengajak masyarakat Kutim mari kita bersama-sama membangun Kutim dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan dan insyallah Kutim ke depan maju, berjaya, mandiri, dan sejahtera," tandasnya. (ADV)

 

 

View 398

 

Baca Juga