Top Picks
Pansus Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Gelar RDP Pertama Bersama Perangkat Daerah Dampak Kenaikkan BBM, Masyarakat Di 18 Kecamatan Kutim Terima 1.800 Paket Sembako Fasilitas untuk Penyandang Disabilitas di Destinasi Wisata di Kaltim Sri Wahyuni: Saya Perlu Dukungan dan Kerjasama Semua Pihak Sering Terjadi Karhutla, Jimmy Desak Pemerintah Lakukan Penambahan Alat Kebakaran BPBD Kutim Dispora Kutim Dorong Wirausaha Muda Lewat Pelatihan Manik-Manik

PAUD Smart Kids Kunjungi Kantor DPRD Kutim

Fokuskaltim.co - Rombongan anak PAUD Smart Kids Sangatta berkunjung ke Sekretariat DPRD Kutai Timur (Kutim), Bukit Pelangi. Mereka disambut hangat oleh jajaran Kabag Keuangan dan jajaran Sekretaris DPRD (Sekwan) Kutim, Kamis (12/3/2020) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, anak Paud binaan UPT SPNF SKB Kutim itu tampak gembira. Karena selain bernyanyi, mereka juga diajak berkeliling ke sejumlah ruangan di kantor wakil rakayat tersebut.

Kepala UPT SPNF SKB, Achmad Junaidi dalam keterangannya menjelaskan bahwa tujuan kunjungan yang membawa tema “Negaraku” sebagai bagian dari kurikulum PAUD.

“Ada namanya pengenalan tema yang bermacam-macam, baik itu masalah kenegaraan berarti kunjungannya khusus ke lembaga-lembaga tentang pengelola kepemerintahan,” ujarnya.

Mengenalkan ruangan-ruangan pada lembaga-lembaga pemerintahan, lanjut dia, agar anak-anak mengenal negara dari skop secara kecil dengan harapan bisa mengenal berbagai hal tentang simbol-simbol negara.

“Wawasan sejak usia dini sangat penting, pada saat memasuki jenjang pendidikan selanjutnya dan memudahkan para guru memberikan materi pelajaran di tingkat dasar, karena sejak dini kita sudah perkenalkan salah satu contoh Negara ku dan mengenalkan kelembagaan,” terang Achmad Junaidi.

Dia mengatakan, mengenalakn pendidikan pancasila dan lain-lain yang berhubungan dengan pembinaan karakter sejak dini akan memudahkan mereka saat akan melanjutkan ke jenjang pendidikan dasar (SD).

“Ini tentu penyesuaiannya berbeda dengan anak yang belum pernah ikut atau belajar pendidikan usia dini,” jelasnya.

Baca Juga