Top Picks
TP PKK Papua Selatan Tiba di Balikpapan Sambut HKG dan Rakernas PKK 2025 Gelar Workshop Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi dan Penyusunan Register, Pemkab Kutim Berharap Agar Penyelengaraan Pemerintahan Lebih Baik Ardiansyah Kenalkan Objek Wisata Baru, Akses Pantai Teluk Lingga Segera Dibangun Pemprov Kaltim Dorong Media yang Profesional Lewat Pergub Baru DBH Kutim Rp1,076 T, Musyaffa: Rp3,059 T Adalah Nilai Awal Fraksi Golkar DPRD Kutim Sampaikan PU terhadap Raperda Perubahan 3 Perda Retribusi

Bangun Dermaga, Atasi Persoalan Masyarakat Maratua

FOKUSKALTIM, BERAU - Pemerintah Kabupaten Berau segera membangun dermaga tambat bagi kapal angkutan barang dari dan menuju Pulau Maratua. Sebagaimana diketahui, hal ini menjadi persoalan masyarakat Maratua belakangan ini, dimana mereka cukup sulit melakukan bongkar muat kebutuhan pokok masyarakat di Tanjung Redeb.

Untuk mengatasi keluhan masyarakat itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, membawa Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau Andi Marewangeng, beserta jajaran Setkab Berau untuk mengecek titik lokasi yang rencananya akan dijadikan lokasi dermaga untuk memudahkan masyarakat.

Pemkab Berau katanya, akan mengusahakan pembuatan dermaga tambat, jalan, dan jembatan yang akan mendukung proses bongkar muat kapal barang masyarakat Maratua di Tanjung Redeb yang lokasinya berada di penumpukan pasir, Sambaliung.

“Karenanya kami berharap kerja sama dinas-dinas terkait, termasuk Dishub dan bagian aset dapat mewujudkan pembangunan dermaga untuk masyarakat Maratua bongkar muat ini,” terangnya.

Dirinya memohon doa kepada masyarakat, agar proyek ini bisa berjalan dengan lancar. Lebih baik jika pekerjaan bisa selesai lebih cepat. “Jadi di (APBD, red) perubahan 2024 ini desain bisa rampung, dan pembangunan fisik bisa dilakukan di 2025 mendatang,” terangnya.

Gamalis menyebut, pembangunan dermaga ini menjadi perhatian, sebab hal ini sangat dibutuhkan masyarakat dan kerap dikeluhkan selama ini. Sehingga upaya ini diharapkan menjadi langkah praktis menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Agar mereka bisa terfasilitasi dalam distribusi barang dan jasa yang ada di Tanjung Redeb menuju Maratua dan sebaliknya,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Berau Andi Marewangeng, menerangkan, saat ini prosesnya masih dilakukan pengecekan terkait clear and clean lahan. “Ini bagian aset masih cek, clean and clear lahannya seperti apa,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, ketika hasil cek lahan selesai, maka pihaknya akan mengusulkan dilakukan perencanaannya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2024 masa perubahan. Sehingga hal itu diharapkan bisa dilakukan pekerjaan fisik pada APBD Berau 2025 mendatang sebagaimana instruksi Wabup, Gamalis.

“Secepatnya hasil keluar kita akan ajukan perencanaannya di perubahan nanti,” ungkapnya. (*/adv)

Baca Juga