Top Picks
Disdik Kutim Gelar Workshop Dana BOS DPK Samarinda Gelar Workshop Perbukuan dan Kepenulisan Bupati Cup, Arfan Berharap Atlet Kecamatan Pedalaman Mendapat Perhatian Agar Lahir Atlet-Atlet Hebat Harga Cabai Naik 8 Persen, Disperindagkop Lakukan Operasi Pasar Pemprov Kaltim Alokasikan 354 Miliar Untuk Kota Samarinda Tunjukkan Kemajuan Pembangunan, Bupati Berau Buka Biatan Expo 2024

DPRD Kutim Dorong Pembangunan Bandara Perintis Uyang Lahai

Fokuskaltim.co – Rencana pembangunan Bandar Udara (Bandara) Perintis Uyang Lahai terus didorong agar lebih dikembangkan dalam pelayanan rute penerbangan pesawat lintas Kota, Provinsi hingga Pulau.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kajan Lahang menyebutkan fasilitas tersebut diinginkan untuk memudahkan warga Kecamatan Kongbeng dan Wahau keluar masuk daerah.

Sebab, selama ini masyarakat di dua kecamatan pelosok tersebut sulit untuk bepergian jauh lantaran tidak didukung dengan akses transportasi darat yang memadai. Prioritas pembangunan akases udara, darat maupun laut menurutnya sangat dinantikan. Apalagi sebagian besar wilayah Kutim memiliki jarak antar kecamatan yang cukup jauh.

“Bandara Uyang Lahai akan menjadi pintu gerbang penting yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempermudah mobilitas warga keluar masuk daerah,” terangnya.

Diketahui, sejak tahun 2012 silam, Bandara Uyang Lahai dilah ini dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) meskipun statusnya masih bandara perintis. Pengembangan demi pengembangan terus dilakukan, akan tetapi masih tersandung berbagai proses perizinan.

“Tentu masyarakat yang ada didaerah pelosok sana sangat menantikan bandara tersebut. Dengan adanya bandara nantinya akan sangat terbantu masyarakat. Mereka hanya butuh waktu satu jam saja dari Kongbeng ke Samarinda,” ujarnya.

Politis Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu juga berharap jika pengembangan Bandara Uyang Lahai dilakukan potensi wisata alam dan budaya Kutim dapat lebih dikenal dan menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Menurutnya, dengan fasilitas pendukung tersebut akan menjadi salah satu infrastruktur kunci yang memberikan banyak manfaat bagi daerah.

Dalam pengembangan jalur transportasi oleh pemda sebenarnya sudah dilakukan, sebagai contoh upaya mendukung adanya transportasi jalur udara. Beberapa tahun belakangan, Pemkab Kutim berencana membangun bandara di Kawasan Pelabuhan Kenyamukan. Namun proyek tersebut mengalami kendala dengan lokasi yang tidak memadai, terutama dari segi landasan pacu. (ADV)

 

 

 

 

 

 

 

 

Views 745

Baca Juga