Top Picks
Sambut Delegasi G20, Produk Kerajinan Unggulan Dari 34 Provinsi Dipamerkan Di Soetta Cegah Stunting, Bupati Minta Pemberian Tablet Tambah Darah Digalakkan Sekwan DPRD Kaltim Hadiri Rakor LHR APIP RKA 2024 hingga 2025 Memudahkan Mencari dan Membaca Buku Dengan Menggunakan Kartu Sakti Rilis Satgas, Covid-19 Terus Mengancam Agusriansyah Komitmen Kawal dan Advokasi Aspirasi Mayarakat, Ini Katanya

Rapat RAPBD, DPRD Kutim Minta TAPD Dievaluasi

Fokuskaltim.co – Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman menyoroti kinerja Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Menurutnya, TAPD Kutim perlu melakukan evaluasi dalam penyusunan dan pelaksanaan Anggara Pendapatan dan Belanja Dearah (APBD) Kutim.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil Kepala TAPD yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda Kutim Rizali Hadi.

“Hari ini kami memanggil yang sebetulnya kita harapkan Kepala TAPD Sekda hadir, karena dalam rapat RAPBD Perda ini kita mau mengevaluasi kinerja selama satu tahun,” ujar Faizal.

Dijelaskan, dalam rapat RAPBD ini adalah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan dalam APBD ke depannya dengan menghadirkan Kepala-kepala Dinas (Kadis) ruang lingkup Pemerintah Daerah Kutim.

“Evaluasi ini diadakan untuk perbaikan di APBD selanjutnya. Makanya kita ingin pengambil-pengambil kebijakannya yang hadir seperti kepala-kepala dinasnya,” bebernya.

Selain itu, dalam rapat ini juga membahas Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang dilakukan oleh dinas-dinas. Seperti, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang memiliki SILPA sebesar 423 miliar rupiah dari alokasi 1,9 triliun rupiah, namun yang terserap hanya 1,5 triliun rupiah.

“Ini juga, Kadisnya tidak hadir yang datang bagian program dan fungsionalnya, alasannya tidak bisa hadir karena satu sakit dan satunya lagi survey. Saya bilang pending dulu kalau ada rapat dengan DPRD,” katanya.

“Ini bukan secara pribadi saya yang mengundang. Ketua DPRD yang mengundang. Masa lembaga yang mengundang dianggap remeh. OPD ini diharapkan lebih menghargai DPRD,” tegasnya. (ADV)

 

 

 

 

 

 

 

 

Views 855

Baca Juga