Top Picks
Antusias Warga Desa Suka Rahmat dalam Sosialisasi Perda Bantuan Hukum DPRD Kaltim di Kutim Daya Tarik Wisatawan Mancanegara, Maratua Jazz and Dive Fiesta Satukan Atraksi Musik Jazz dan Diving Pemkab Kutim Kembali Gelar Radalok Tahap Terakhir Resmi di Buka Tournament Gulat Tangan 2023 Garapan PBFI Kutim, Wabup Kasmidi Beri Apresiasi Peserta Pilkades Kutim Jalani Pemeriksaan Kesehatan Di RS Kudungga Pansus DPRD Kutim Minta BPKH Turut Mediasi Sengketa Lahan Warga-PT MKC

Pj Gubernur Target Berau Jadi Contoh Pengembangan Holtikultura

FOKUSKALTIM, BERAU - Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Berau, Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik melihat banyak lahan potensial yang bisa dimanfaatkan menjadi lahan produktif. Bahkan ia menargetkan Berau bisa menjadi percontohan pengembangan holtikultura.

Hal itu ditegaskan usai meninjau lahan di TPA Bujangga, Selasa (29/10/2024). Yang saat ini kondisinya kosong dengan tanaman yang cukup sedikit. Di lahan sekitar 1 hektar tersebut ia memiliki harapan untuk pemanfaatannya bisa dimaksimalkan. Sebagai pusat tanaman holtikultura yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Pj Gubernur Akmal Malik menegaskan bahwa ia akan mendatangkan ahli yang bergerak dalam bidang holtikultura ini. Untuk membantu Pemkab Berau mendapatkan lahan tersebut.

"Sangat disayangkan ada lahan yang tidak terpakai seperti ini. Saya tidak katakan ini lahan tidur, tapi harus bisa dimanfaatkan. Dalam dua hari kedepan saya akan datangkan ahli ke sini untuk membantu dalam mengelola lahan tersebut. Akan kita jadikan pusat sayur mayur," tegasnya.

Semua kebutuhan dalam merealisasikan rencana ini sudah terpenuhi, seperti lahan yang subur, ketersediaan pupuk dan bibit. "Saya akan bantu bibit juga serta ahlinya. Di sini ada pemangku kebijakan yang memberikan dukungan," ucapnya.

Rencana ini pun disambut baik oleh Pjs Bupati Berau, Sufian Agus. Ia memberikan dukungan penuh untuk mengolah lahan tersebut agar dapat dimanfaatkan. Tak hanya memenuhi kebutuhan, pemanfaatan lahan ini juga menjadi solusi dalam membantu perekonomian masyarakat.

"Termasuk juga langkah dalam menurunkan angka inflasi yang cukup tinggi. Karena salah satu penyebab inflasi tinggi adalah sayur mayur seperti kangkung, cabai dan bawang," pungkasnya. (*/adv)

Baca Juga