Top Picks
Fitriani Usulkan Dalam Perda Ketenagakerjaan Kualifikasi Pencari Kerja Berdasarkan Nilai Ijazah Pendidikan Formal Sebanyak 64 Tim Ikuti Bupati Cup Ajang Festival Sepak Bola Usia Dini Dispora dan Kesbangpol Kaltim Kolaborasi Rekrutmen Paskibraka DPRD Kutim Sampaikan Laporan dan Rekomendasi Pansus Atas LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2020 Jadwal Porkab Kutim Diminta Diundur TP PKK Berau Turut Andil Meningkatkan Literasi Lokal

Penerapan Standarisasi Ujian Sekolah di Kutim Dipantau LPMP Kaltim

Fokuskaltim.co - Pembelajaran online dari rumah sebagai dampak dari penyebaran pandemi virus corona atau COVID-19. Pembelajaran tersebut dilakukan jarak jauh oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kutai Timur (Kutim) dengan memanfaatkan portal aplikasi Rumah Belajar Kemdikbud.

Penerapan pembelajaran online atau dalam jaringan (daring) ini pun menuntut kesiapan bagi kedua belah pihak, baik itu dari Dinas Pendidikan, guru maupun dari peserta didik sendiri.

Demikian diutarakan Kadisdik Kutim Roma Malau, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/4/2020).

Dalam perakteknya, Roma mengatakan, semua tugas yang dikerjakan siswa secara online ikut dipantau oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan, melalui lembaga penjamin mutu pendidikan (LPMP) Kaltim di Samarinda setiap minggunya.

Hal ini kata disebutkan sebagai standarisasi kompetensi guru, siswa maupun pendidikan yang dilaksanakan pemerintah daerah.

“Malahan dengan situasi pandemic covid-19 kegiatan ini lebih terstruktur  dengan menggunakan perangkat lunak, dan dilakukan secara online tanpa ada pertemuan langsung,” terangnya.

Secara prosedur, lanjut Roma, guru yang menerima tugas dari murid akan memberikan tugas tersebut kepada kepala sekolah. Dari sana tugas peserta didik kemudian  dikirimkan lagi kepada operator dinas pendidikan sebagai laporan kinerja.

“Setelah dimonitoring tugas kemudian akan dikirim ke LPMP sebagai perpanjangan tangan Kemendikbud,” jelasnya.

Roma juga mengatakan, mekanisme tersebut tidak akan tercapai tanpa adanya kreativitas guru, yang terus berkomunikasi dengan orang tua dalam mendorong peserta didik untuk memenuhi tugas-tugas belajarnya.

Baca Juga