Top Picks
Upaya Tangani Dampak Negatif, Diskominfo Kaltim Gelar Workshop Pemetaan Isu dan Penanganan Kriris Ini Tanggapan Fraksi KIR DPRD Kutim Terkait 2 Raperda Usulan Pemerintah Disdik Kutim Koordinasi Virtual Bahas Laporan Kerja Sekolah se-Sangkulirang DPRD Kutim Gelar Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Kerja Bapemperda Mengenai RPJMD 17 Titik Panas (Hotspot) Terdeteksi yang Tersebar di Provinsi Kaltim Komisi C DPRD Kutim Gelar Kunjungan ke Kantor Dinas ESDM Kaltim

Hutang Lahan Pemkab Prioritas di Anggarkan Setiap Tahun

 

Fokuskaltim.com – Mengenai utang lahan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Yusuf Silambi sebut sudah menjadi prioritas yang dialokasikan setiap tahunnya untuk pembayaran.

“Masih ada utang yang belum lunas, tetapi kami sudah menganggarkannya dan memastikan prioritas pembayaran ini tidak terabaikan,” ujar Yusuf yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kutim.

Selain pembayaran utang, Yusuf menyoroti fokus anggaran tahun sebelumnya yang diarahkan pada proyek Multiyears (MY). Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2025, sehingga menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Yusuf juga membahas perkembangan proyek strategis di Jalan Kenyamukan, termasuk pembangunan pelabuhan. Mantan anggota Komisi C DPRD Kutim yang membidangi sektor pembangunan itu memastikan bahwa permasalahan lahan yang sempat menghambat proyek kini telah terselesaikan melalui negosiasi.

“Lahan di Kenyamukan sudah aman. Saat saya di Komisi C, kami fokus mempersiapkan pembangunan. Sekarang pembangunannya berjalan sesuai rencana,” jelas Yusuf.

Ia mengungkapkan bahwa proyek pelabuhan Kenyamukan didukung oleh tiga sumber pendanaan: kontribusi dari PT Kaltim Prima Coal (KPC), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim. Yusuf optimistis pembangunan pelabuhan akan selesai tepat waktu dan dapat dioperasikan pada tahun 2025.

“Semua sudah sesuai jalur. Tinggal melanjutkan pembangunan hingga selesai,” tutupnya.

Pernyataan Yusuf ini mencerminkan komitmen DPRD Kutim untuk menyelesaikan kewajiban utang dan memastikan proyek strategis berjalan demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (adv)

 

 

 

 

 

 

 

views 440

Baca Juga