Top Picks
Bapemperda DPRD Kaltim Minta Bahasa Negara di IKN Miliki Payung Hukum Hak Guna Lahan di Kawasan G-House Swarga Bara Jadi Perhatiaan Dewan Cakupan Pelayanan Air Bersih Perkotaan Sudah 81 Persen, Pedesaan 45 Persen Sasar Masyarakat Tidak Mampu, Nasiruddin Kembali Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum Diduga Sebabkan Pasar Induk Sangatta Sepi Pengunjung, Pasar Tumpah Disoal 90 Pengurus NU Kecamatan Hingga Ranting 7 Desa di Teluk Pandan Dilantik

Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Fokuskaltim.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten  Kutai Timur (Kutim), Hj. Uci, menekankan pentingnya pemerataan infrastruktur sebagai langkah utama mewujudkan keadilan sosial. Menurutnya, Kabupaten Kutai Timur memiliki anggaran yang cukup besar untuk Tahun Anggaran 2025, yaitu senilai Rp11,151 triliun. Anggaran yang besar ini harus dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur yang merata, khususnya di wilayah-wilayah terpencil yang masih kekurangan fasilitas dasar.

“Pembangunan infrastruktur yang merata adalah kunci untuk memastikan kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama rakyat kecil yang berada di wilayah-wilayah pelosok Kutim,” ujar Uci.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, prioritas anggaran harus diarahkan pada pembangunan jalan, perbaikan drainase, serta penyediaan fasilitas dasar di wilayah-wilayah terpencil.

Selain itu, Uci juga menyoroti pentingnya penanganan bencana, seperti banjir dan kebakaran, sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa upaya ini harus tetap memperhatikan prinsip ramah lingkungan dengan mengintegrasikan penghijauan dan pelestarian hutan kota.

Uci berharap, alokasi anggaran yang besar untuk infrastruktur dapat mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kutim.

Pemerintah daerah juga didorong untuk melakukan pengawasan ketat dalam pelaksanaan proyek pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"Kami berharap pelaksanaan program-program harus dengan perencanaan yang matang, sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud," tandasnya. (adv)

 

 

 

 

 

 

 

 

views 556

Baca Juga