Top Picks
Untuk Menjaga Kondusifitas Nasional, SMSI Serukan Perangi Hoax Hasanuddin Mas'ud Sandang Gelar “Bamba Manurung” Cegah Tindakan Kriminal, Joni Suarakan Agar Setiap RT Kembali Aktifkan Pos Keamanan Olahraga Rutin Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, Ini Jenis yang Aman dan Efektif Mulyana Dorong Pemerintah Optimalkan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Hingga Wilayah Pelosok DPRD Kaltim Tegaskan Perlunya Pendekatan Pendidikan 3T

Kehadiran Perempuan Membawa Perspektif Yang Lebih Inklusif dan Solutif

fokuskaltim.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan hak-hak perempuan di Benua Etam. Ia menekankan bahwa posisinya saat ini bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan sebagai jembatan antara rakyat dan pemerintah.

Ananda menyatakan bahwa keterwakilannya di parlemen adalah wujud nyata dari partisipasi perempuan dalam dunia politik.

“Ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk benar-benar menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam hal isu-isu yang menyangkut perempuan dan kesetaraan,” ujarnya.

Ia percaya bahwa kehadiran perempuan dalam pengambilan keputusan akan membawa perspektif yang lebih inklusif dan solutif dalam kebijakan publik.

Dalam konteks Kaltim yang tengah menghadapi dinamika pembangunan, Ananda melihat pentingnya regenerasi dan pemberdayaan perempuan sebagai salah satu pilar keberlanjutan daerah. Ia mendorong perempuan untuk tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi subjek yang aktif menentukan arah pembangunan itu sendiri.

“Saya ingin posisi ini juga memantik semangat perempuan hebat di luar sana. Tidak ada yang tidak mungkin. Jika saya bisa berada di sini, kalian juga bisa,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa isu kesetaraan gender tidak bisa hanya menjadi slogan. Perempuan harus diberikan ruang, akses, dan kesempatan yang sama untuk berkembang di segala bidang, termasuk pendidikan, ekonomi, dan politik. Baginya, pembangunan daerah yang kuat dan berkelanjutan hanya bisa tercapai jika semua elemen masyarakat dilibatkan secara setara. (Adv/DPRDProvkaltim)

Baca Juga