Top Picks
Disdik Kutim Respon Cepat, Kirim Tim Peninjau Ambrunya SMPN 1 Sangkulirang Pejuangan Kartini Harus Dimaknai Sebagai Bukti Komitmen Perempuan Diskominfo Staper Kutim Ikuti Workshop KIM di Batu Malang Pemerintah Keluarkan Peraturan Pedoman Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan Dewan Dorong Pemkab Kutim Kembangkan Sektor Pertanian Guna Tingkat Ekonomi Masyarakat Olahraga Berbasis Wisata, Tim Layar Kaltim Berlatih di Berau

Husni Soroti Pengelolaan SDA yang Banyak Menguntungkan Investor Luar

fokuskaltim.com - Legislator Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin, atau yang akrab disapa Ayub, mendesak adanya perombakan besar dalam kebijakan pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Kalimantan Timur. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kekayaan alam yang melimpah tidak hanya menguntungkan perusahaan besar, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat lokal.

 

“Selama ini, kekayaan alam Kaltim seolah hanya dinikmati perusahaan besar. Sementara masyarakat lokal belum merasakan peningkatan taraf hidup yang signifikan. Ini sangat tidak adil,” tegas Ayub saat ditemui.

 

Ia menyoroti bahwa selama beberapa dekade, kebijakan pengelolaan SDA lebih banyak menguntungkan investor besar daripada masyarakat setempat, yang justru menjadi penonton di tengah limpahan kekayaan alam daerahnya.

 

Ayub, yang juga politisi Partai Golkar, menilai perlu adanya regulasi yang memberi ruang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat dalam seluruh rantai produksi, dari hulu ke hilir. Ia menyarankan pembentukan peraturan daerah yang memungkinkan rakyat Kaltim untuk memiliki kontrol lebih besar terhadap sumber daya yang ada di tanah mereka.

 

“Rakyat Kaltim jangan hanya menjadi pekerja di tanah mereka sendiri. Harus ada sistem yang memberi mereka kontrol lebih dalam pengelolaan SDA,” tambahnya.

 

Menurut Ayub, perombakan kebijakan ini harus difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui keterlibatan langsung dalam sektor ekonomi yang berbasis sumber daya alam.

 

(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga