Top Picks
Pemkab Kutim Launching Renaksi dan Penandatanganan Komitmen Bersama SP4N Lapor! Terhitung 75 Hari Menuju Pemilu 2024, Bupati Ardiansyah Harap Pemilu Berjalan Damai Dan Tentram Hingga Akhir Halal Bihalal di Kecamatan Karangan Dalam, Bupati Sekaligus Lantik Anggota BPD Desa Mukti Lestari Diduga Limbah Tambang Rusak Sawah, Warga Adukan ke DLH dan DPRD Kutim Anggota DPRD Leni Wacanakan Kebijakan Tegas Perangi Pungli di Sekolah Negeri Harga TBS Sawit Naik Lagi, Periode 1-15 April 2023 Rp 2.490,52 per Kg

Subandi Desak Penanganan Banjir Secara Terpadu dan Berkelanjutan

fokuskaltim.com - Penanganan banjir di Kota Samarinda kembali menjadi perhatian serius. Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Subandi, menyoroti pendekatan parsial yang selama ini diterapkan dan mendesak adanya strategi kolaboratif lintas pemerintahan. Ia menyampaikan kritik tajam dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) beberapa pekan lalu di Samarinda, Kalimantan Timur.

 

Subandi menilai bahwa penanganan banjir di Samarinda belum menyentuh akar persoalan. Ia menyebut bahwa langkah-langkah yang selama ini dilakukan masih bersifat tambal sulam, tidak sistematis, dan minim koordinasi. “Masalah banjir di Samarinda itu kompleks. Tidak cukup hanya dengan normalisasi drainase atau pengerukan sungai,” ujarnya.

 

Menurutnya, posisi strategis Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur menjadikan isu banjir bukan semata persoalan lokal. Kota ini, kata Subandi, menjadi pusat interaksi dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim serta kerap menerima kunjungan dari tamu nasional maupun internasional.

 

“Kalau kota ini terus kebanjiran, aktivitas ekonomi, sosial, dan birokrasi akan terganggu,” tegasnya.

(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga