Top Picks
DPRD Kutim Berjanji Perjuangkan Hak Kelompok Tani Bina Warga Terkait Sengketa Lahan Dengan PT Indexim Coalindo Perkuat Kerjasama, Pemkab Berau Tanda Tangan PKS dengan Bankaltimtara DPRD Kaltim Dukung Rencana Dispora Bikin Museum Olahraga Kejurprov Road Race Kaltim Seri 8 Tutup Laga, Kutim Sukses Jadi Tuan Rumah PAUD Smart Kids Kunjungi Kantor DPRD Kutim Kutim Raih Penghargaan Opini WTP Dari BPK Kaltim, Ketua DPRD Joni Tekankan Peningkatan Pengawasan Anggaran

Subandi Desak Penanganan Banjir Secara Terpadu dan Berkelanjutan

fokuskaltim.com - Penanganan banjir di Kota Samarinda kembali menjadi perhatian serius. Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Subandi, menyoroti pendekatan parsial yang selama ini diterapkan dan mendesak adanya strategi kolaboratif lintas pemerintahan. Ia menyampaikan kritik tajam dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) beberapa pekan lalu di Samarinda, Kalimantan Timur.

 

Subandi menilai bahwa penanganan banjir di Samarinda belum menyentuh akar persoalan. Ia menyebut bahwa langkah-langkah yang selama ini dilakukan masih bersifat tambal sulam, tidak sistematis, dan minim koordinasi. “Masalah banjir di Samarinda itu kompleks. Tidak cukup hanya dengan normalisasi drainase atau pengerukan sungai,” ujarnya.

 

Menurutnya, posisi strategis Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur menjadikan isu banjir bukan semata persoalan lokal. Kota ini, kata Subandi, menjadi pusat interaksi dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim serta kerap menerima kunjungan dari tamu nasional maupun internasional.

 

“Kalau kota ini terus kebanjiran, aktivitas ekonomi, sosial, dan birokrasi akan terganggu,” tegasnya.

(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga