Top Picks
Dapat Rekomendasi BPK Kaltim, Bupati Minta OPD Segera di Tindak Lanjuti Tiap Desa Dapat ADD Rp500 Juta, RT di Kota Rp50 Juta Mewakili Kaum Perempuan, Asti Akan Kawal Raperda Perlindungan Perempuan Peluncuran Desa Bersinar, BNNP Kaltim Desak Kutim Bangun Gedung Rehabilitasi Musrenbang Bengalon Prioritaskan Tiga Usulan, Pembangunan Puskesmas, Pasar, dan TPA Wabub Kutim Harap Masyarakat Tahu Vaksinasi itu Aman

Sinergi Koperasi Merah Putih dan BUMDes Sangat Penting

fokuskaltim.com - Ketua Fraksi PKS DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, menyerukan pentingnya kolaborasi erat antara Koperasi Merah Putih (Kopdeskel) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), menyusul gencarnya pelaksanaan program koperasi desa yang didorong pemerintah pusat. Ia mengingatkan, tanpa sinergi, potensi konflik antar lembaga ekonomi desa justru akan meningkat.

 

Dalam keterangannya, Firnadi menilai program Kopdeskel merupakan peluang strategis yang dapat menggerakkan roda ekonomi desa secara lebih mandiri.

 

Dengan dukungan dana dan kebijakan dari pemerintah pusat, ia menilai inisiatif ini memberi ruang besar bagi masyarakat desa untuk ikut serta dalam kegiatan ekonomi yang berbasis komunitas.

 

“Ini adalah peluang besar bagi masyarakat desa untuk terlibat dalam ekonomi produktif. Pemerintah pusat sudah memberi ruang dan dukungan dana, tinggal bagaimana kita menyikapinya dengan sinergi yang tepat,” jelasnya.

 

Namun, Firnadi juga menyoroti tantangan krusial yang kerap luput dari perhatian: kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, keberhasilan koperasi tak bisa lepas dari kesiapan SDM lokal, terutama generasi muda, dalam mengelola usaha secara profesional dan berkelanjutan.

 

“SDM adalah tantangan klasik, tapi sekarang peluangnya ada. Tinggal dimanfaatkan dan dipadukan dengan dukungan pusat yang sudah ada,” tambahnya.

 

Ia pun mengingatkan bahwa jika tidak diatur secara bijak, koperasi bisa menjadi pesaing langsung BUMDes, terutama bila keduanya bergerak di sektor usaha yang sama. Firnadi menegaskan perlunya pembagian peran yang jelas agar koperasi dan BUMDes saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan.

 

“Jangan sampai koperasi menjadi saingan usaha desa yang sudah ada. Harus saling melengkapi, bukan berkompetisi,” tegas Firnadi.


(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga