Top Picks
PJ Gubernur Kaltim Beri Dukungan Project Film Dayak Pemprov Kaltim Dorong Percepatan Pencapaian Indikator Kinerja Kunci dalam RPJMD Paparkan Capaian Kinerja Perangkat Daerah, Sekda Minta Tingkatkan Realisasi Fisik dan Keuangan Wabup Kasmidi Apresiasi Bimtek Keluarga Berintegritas 2023, Guna Meningkatkan Pencegahan Korupsi Bupati Kutim Imbau Warga Segera Tunaikan Zakat Gedung Asrama Miau Baru Diresmikan, Kajan Lahang Sampaikan Apresiasi

Sinergi Koperasi Merah Putih dan BUMDes Sangat Penting

fokuskaltim.com - Ketua Fraksi PKS DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, menyerukan pentingnya kolaborasi erat antara Koperasi Merah Putih (Kopdeskel) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), menyusul gencarnya pelaksanaan program koperasi desa yang didorong pemerintah pusat. Ia mengingatkan, tanpa sinergi, potensi konflik antar lembaga ekonomi desa justru akan meningkat.

 

Dalam keterangannya, Firnadi menilai program Kopdeskel merupakan peluang strategis yang dapat menggerakkan roda ekonomi desa secara lebih mandiri.

 

Dengan dukungan dana dan kebijakan dari pemerintah pusat, ia menilai inisiatif ini memberi ruang besar bagi masyarakat desa untuk ikut serta dalam kegiatan ekonomi yang berbasis komunitas.

 

“Ini adalah peluang besar bagi masyarakat desa untuk terlibat dalam ekonomi produktif. Pemerintah pusat sudah memberi ruang dan dukungan dana, tinggal bagaimana kita menyikapinya dengan sinergi yang tepat,” jelasnya.

 

Namun, Firnadi juga menyoroti tantangan krusial yang kerap luput dari perhatian: kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, keberhasilan koperasi tak bisa lepas dari kesiapan SDM lokal, terutama generasi muda, dalam mengelola usaha secara profesional dan berkelanjutan.

 

“SDM adalah tantangan klasik, tapi sekarang peluangnya ada. Tinggal dimanfaatkan dan dipadukan dengan dukungan pusat yang sudah ada,” tambahnya.

 

Ia pun mengingatkan bahwa jika tidak diatur secara bijak, koperasi bisa menjadi pesaing langsung BUMDes, terutama bila keduanya bergerak di sektor usaha yang sama. Firnadi menegaskan perlunya pembagian peran yang jelas agar koperasi dan BUMDes saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan.

 

“Jangan sampai koperasi menjadi saingan usaha desa yang sudah ada. Harus saling melengkapi, bukan berkompetisi,” tegas Firnadi.


(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga