Top Picks
Akmal Malik Hadiri Kaltim Education Award Tahun 2023 Disdik Kutim Koordinasi Virtual Bahas Laporan Kerja Sekolah se-Sangkulirang 137 Guru PAUD yang Dibiayai Pemkab Kutim Sandang Gelar Sarjana, Kasmidi: Alhamdulillah Tak Terima Upah Cuma Naik 8.000 Rupiah, Karyawan Tambang PT Darma Henwa Lapor ke DPRD Kutim Capai 40 Persen, Isran Beri Ruang Perempuan dalam Politik dan Pemerintahan Rakorda BP Kaltim di Kutim, Satukan Kebijakan Strategi Penanggulangan Bencana

Ketua DPRD Kaltim Soroti Ketimpangan Pembangunan di Mahulu

fokuskaltim.com - Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menyampaikan apresiasi atas keberanian masyarakat Mahakam Ulu (Mahulu) yang terus menyuarakan kondisi daerahnya. Dalam pernyataannya pada Rabu (28/05/25), di Samarinda, ia menegaskan bahwa Mahulu masih menghadapi tantangan serius sejak pemekaran, terutama terkait infrastruktur dan ketimpangan manfaat ekonomi.

 

Meski luas wilayah Mahulu tergolong kecil secara administratif, dengan hanya 18.428 km², aksesibilitas di kabupaten ini masih sangat terbatas.

 

“Jalan yang sudah beraspal baru sekitar 18 kilometer dari total wilayah itu,” kata Hasanuddin Mas’ud dalam wawancara di Samarinda. Ia menyoroti bahwa isolasi geografis Mahulu menjadi penghambat utama pembangunan, yang menyebabkan layanan dasar sulit dijangkau dan ekonomi lokal tak berkembang optimal.


Mahulu memiliki potensi besar di sektor pertambangan dan perkebunan, namun kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat setempat masih minim.

 

Hasanuddin menyebut bahwa dominasi korporasi besar serta rendahnya serapan tenaga kerja lokal menjadi masalah krusial yang harus segera diatasi. “Kita perlu dorong agar pembangunan Mahulu tidak tertinggal. Ini wilayah perbatasan, posisinya sangat strategis,” ujarnya.

 

Menurutnya, salah satu kunci percepatan pembangunan Mahulu adalah koordinasi lintas pemerintahan yang solid. Ia menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat dalam merancang program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. “Kami akan terus kawal aspirasi ini dan dorong agar ada respons nyata, tidak hanya janji,” tambah Hasanuddin.

(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga