Top Picks
Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung, Ungkap Bupati Kutim pada Stakeholder Perusahaan Diskominfo Kutim Gelar FGD Hasil Penilaian Mandiri SP4N LAPOR! Irma Sebut Festival Literasi Ada Kolerasi Dengan Program Kurikulum Merdeka Faizal Rachman Apresiasi Pelaksanaan Pekan Raya Pemuda Vol 2 Sosbang Ke-8, Nasir: Perlu Hati-hati Dalam Mencerna Informasi Tuan Rumah Rakorda PB Kaltim, Wabub Kutim Harap Sinkronisasi yang Baik

DPRD Kaltim Tegaskan Perlunya Pendekatan Pendidikan 3T

fokuskaltim.com - Pembangunan sektor pendidikan di Kalimantan Timur tidak bisa hanya berhenti pada penggratisan SPP. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menegaskan perlunya pendekatan yang lebih menyeluruh untuk memastikan hak pendidikan terpenuhi, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di daerah terluar, terpencil, dan tertinggal (3T).

 

“Masalahnya bukan hanya SPP. Tapi bagaimana anak-anak bisa sampai ke sekolah,” ujar Agusriansyah.

 

Ia menyoroti bahwa biaya transportasi, jarak tempuh yang jauh, hingga minimnya fasilitas penunjang menjadi hambatan utama yang kerap luput dari perhatian kebijakan populis.

 

Menurutnya, Dinas Pendidikan harus memiliki data yang akurat dan komprehensif terkait sebaran penduduk, jarak antar pemukiman, serta kondisi geografis dan demografis tiap wilayah.

 

“Sistem pendidikan terbuka bisa menjadi solusi, tapi regulasinya masih tergolong kompleks. Harusnya ada kemudahan dalam pendirian sekolah, bukan justru dipersulit oleh birokrasi,” tegas politisi PKS itu.

 

Ia juga mendorong agar pembangunan asrama dan fasilitas transportasi sekolah tidak hanya berfokus di wilayah perkotaan atau sekolah unggulan. Wilayah pesisir, pedalaman, dan perbatasan justru harus menjadi prioritas agar akses pendidikan benar-benar merata.

 

“Jangan hanya mempercantik sekolah-sekolah di kota, sementara anak-anak kita di perbatasan dibiarkan tanpa akses pendidikan yang layak,” pungkasnya.

(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga