Top Picks
Peda XI di Kubar Tunjukkan Potensi Pertanian Kaltim HUT ke-8 SFC, Bupati Kutim: Semoga Semakin Kompak dan Berjaya Tuna 34,9 Kg Bawa Bontang Angler Community Juarai Fishing Turnament Bupati Kutim Cup 2022 Wabup Mahyunadi Buka Turnamen Bupati Cup E-Sport 2025, Ratusan Gamers Padati Gedung PKK Kutim Tuan Rumah Festival Olahraga Tradisional dan Rekrerasi Se-Kaltim Dari PAUD hingga SMA, Perpusda Bontang Gencarkan Literasi Sejak Dini

Pemkab Kutim Instruksikan Forkopimda Siaga Penuh Hadapi Nataru 2025/2026

Fokuskaltim.co - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, mengarahkan seluruh unsur Forkopimda untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempercepat langkah antisipasi. Instruksi tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi tingkat pusat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, secara daring pada Senin (1/12/2025) di Ruang Rapat Diskominfo Staper Kutim.

Rakor tersebut menempatkan isu ancaman bencana hidrometeorologi sebagai fokus utama, terutama potensi banjir dan longsor yang diprediksi meningkat pada akhir tahun. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, turut mengingatkan adanya potensi hujan lebat yang akan melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur pada pertengahan Desember. Menanggapi hal itu, Bupati Ardiansyah menekankan perlunya kesigapan daerah mengikuti arahan pusat.

“Kita tidak boleh lengah sedikit pun, apalagi setelah mendengar proyeksi peningkatan bencana hidrometeorologi. Sesuai arahan pusat, Forkopimda harus fokus pada tiga pilar utama yaitu siap siaga bencana, transportasi, dan pariwisata,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, rapat koordinasi internal lanjutan dijadwalkan pada 8 Desember 2025. Setiap perangkat daerah diminta menyiapkan langkah konkret dan terukur. Untuk sektor kebencanaan, BPBD diminta memimpin upaya mitigasi melalui pemetaan ulang wilayah rawan serta penyusunan rencana evakuasi.

“Saya minta BPBD segera siapkan rencana evakuasi dan relokasi sementara bagi masyarakat yang tinggal di zona risiko tinggi,” ujar Bupati.

Sementara itu, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim berperan untuk menambah titik videotron dan memperkuat penyebaran peringatan dini BMKG. Di bidang infrastruktur, Dinas PU ditugaskan mengecek kondisi jalan utama dan drainase guna menjamin kelancaran arus transportasi saat Nataru.

Bupati juga menekankan aspek keselamatan pengemudi transportasi umum.

“Kepala Dinas Kesehatan harus memastikan pengecekan kesehatan pengemudi dilakukan secara rutin,pungkasnya.

Serangkaian langkah ini menjadi bentuk kesiapsiagaan Pemkab Kutim untuk memastikan perayaan Nataru berjalan aman dan minim insiden bagi seluruh masyarakat. (ADV)

 

 

 

 

 

 

Views 541

Baca Juga