Top Picks
YJI Masuk Usia ke-42, Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung Akselerasi Program Germas, Pemkab Berau Gelar Pertemuan Kordinasi Mitra DPRD Kutim Nilai Pemkab Kurang Proaktif Terkait Bankeu Pemprov yang Hanya Dapat 32,8 Miliar PKS KORPRI Dengan PERADI Dan GENPRO, Ardiansyah: Karena Manusia Tidak Ada Yang Sempurna Cara Merawat Buku Perpustakaan Ala Parno Festival Mahakam 2023 “Nusantara Art and Culture” Resmi Digelar

Fitriyani: Butuh Peninjauan Kembali dalam Pembentukan 11 Desa

fokuskaltim.co - Fraksi Partai Persatuan Pembanguan (PPP) DPRD Kutai Timur (Kutim) berpandangan, perlunya peninjauan kembali terkait faktor sosiologis, anggaran politis dan kondisi geografis daerah dalam pembentukan desa pemekaran.

Dalam Raperda Desa Pemakaran, terdapat 11 desa yang akan dimekarkan, antara lain Desa Pinang Raya, Bukit Pandan Jaya, Sekurau Atas, Tepian Raya, Tepian Madani, Tepian Budaya, Kerayaan Bilas, Parianum, Kelinjau Tengah, Jabdan, dan Desa Miau Baru Utara.

“Diperlukan peninjauan kembali terkait faktor sosiologis, anggaran politis, geografis daerah dan adanya kesiapan yang matang dalam membentuk desa-desa tersebut,” ujar Jubir PPP, Hj. Fitriyani diruang sidang utama DPRD Kutim, Selasa (04/05/2021).”

Meski demikian, Fraksi PPP secara umum mendukung Raperda pembentukan desa tersebut demi pemerataan pembangunan.

“Namun kami juga Fraksi Partai Persatuan Pembangunan mengapresiasi rencana tersebut untuk pemerataan pembangunan masyarakat dengan adanya pembentukan desa ini,” tutur Hj Fitriani.

Fraksi PPP juga berharap, pembentukan desa yang baru dapat menjadi ikon, yang mampu menopang desa-desa lainnya dalam hal pertahanan.

“Diharapkan bisa menjadi desa tangguh bencana dan bersifat mandiri,” ucap Hj Fitriani. (Adv).

 

Baca Juga