Top Picks
Kesbangpol Kaltim Rapat Evaluasi Tim Terpadu 2023 Guna Deteksi Dini Penanganan Konflik Venna Puspita Sari Wakili Kaltim di PPAN Jepang Antisipasi kasus Baru, Arus Balik Diperketat Pelatihan Ekraf, Tingkatkan SDM Sektor Pariwisata Buntut Unjuk Rasa Driver Ojol, Dishub Kaltim Minta Aplikator Patuhi Regulasi Pansus DPRD Kutim Minta BPKH Turut Mediasi Sengketa Lahan Warga-PT MKC

Pilkades Diharap Lahirkan Pemimpin Berkualiats

fokuskaltim.co - Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Siang Geah mengharapkan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang rencananya akan digelar tahun ini dapat melahirkan pemimpin berkualitas. Hal tersebut dimaksudkan agar pemerintah desa terpilih mampu memajukan wilayahnya sebagai sebuah desa mandiri.

“Kita berharap Pilkades ini bisa berjalan dengan baik dan bisa menghasilkan kepala desa yang kita harapkan,” ujarnya usai mengikuti rapat koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di ruang hearing Sekretariat DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Senin (31/5/2021).

Dikatakannya, dalam rapat dengan DPMD, pihaknya mempertegas terkait pengetahuan calon kades terhadap regulasi, daminstarsi dalam pemerintahan desa.

“Saya juga mempertegas tadi bahwa Kades banyak terpilih tapi tidak mengerti ADD, kita tanya ngerti nga RPJMD tidak tahu, bagaimana mau jadi kades. Bagaimana membuat dokumennya, bagaimana membuat perencanaannya,” tutur legislator PDI-P tersebut.

Jika itu terjadi, menrut dia, maka legislatif dan eksekutif akan kesulitan lantaran data dari desa sulit untuk didapatkan. Apalagi saat ini daerah saat ini menerapkan sitem SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah), sebagai sistem informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah.

“Karena selama ini dengan sistem SIPD, tentunya kita dan pemerintah akan kesulitan, kerena kalau dibawa tidak bisa menyiapkan, maka kita kesulitan untuk meminta datanya. Akhirnya yang muncul usualan abal-abal yang bukan merupakan kepentingan masyarakat itu sendri, ini tidak kita harpakan, mudah-mudahan itu tidak terjadi, dari 62 desa serentak bisa melahirkan kepala desa yang kita harapkan dan desa bisa menjadi desa yang mandiri” jelas Siang Geah.(Adv).

 

Baca Juga