Top Picks
Samarinda Jadi Tuan Rumah Festival Pesona Budaya Borneo III Jasad Lelaki Misterius di Puskesmas Bengalon Dipulangkan ke Sulawesi Mau Pinjam Buku atau Nongkrong di Perpustakaan? Daftar Anggota Sekarang, Gratis dan Praktis! Disdikbud Kutim Perkenalkan Teknik Baru Membatik Mengunakan Media Kayu Atlet Kurash Kutim Berhasil Raih Juara Umum Ke-II Pada Ajang Kejurprov Kurash Kaltim 2023 Di Paser Pansus DPRD Kaltim Minta Masukan Penguatan Materi Renperda Wawasan Kebangsaan

Disdik Kutim Semarakkan Hardiknas dengan Webinar bersama Kepsek

FOKUSKALTIM.CO - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Roma Malau melaksanakan kegiatan Webinar via zoom bersama seluruh kepala sekolah di Kutai timur (Kutim) dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) tahun 2021 yang berlangsung di command center Dinas Kominfo Perstik Kutai Timur, Selasa 5 Mei 2021.

 

Kegiatan Webinar Peringatan Hardiknas sendiri mengusung tema serentak bergerak wujudkan merdeka belajar dan turut dihadiri oleh Asisten I Pemkab Kutim Suko Buono dan beberapa staf lainnya.

 

Suko Buono sendiri berharap Pasca peringatan Hardiknas tahun ini, proses kegiatan belajar mengajar bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

 

“Peringatan hari pendidikan nasional bulan Mei tahun 2021 ini, kita berhara agar semangat dan proses Kegiatannya dapat berjalan baik dan lebih dari tahun-tahun sebelumnya,” harap Asisten I Pemkab Kutim itu.

 

Roma Malau sendiri mengungkapkan dalam kegiatan Webinar via vidcon tersebut bahwa dia berterima kasih kepada seluruh kepala sekolah yang tetap bersinergi bersama membangun pendidikan dikutim, walau masih berada ditengah Pandemi.

 

“Saya harap kita bisa terus bersinergi, dan dari hati saya yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih kepada guru-guru yang ada di kecamatan hingga di daerah pelosok, bahwa sampai saat ini tetap giat untuk menyalurkan ilmu-ilmu kepada anak-anak kita,” ungkap Roma penuh haru.

 

Sebagaimana diketahui bahwa hingga saat ini kegiatan belajar mengajar di Kutim masih harus melalui proses daring via zoom. Mengingat juga belum terjangkaunya jaringan yang memumpuni, khususnya di daerah pelosok Kutai Timur. (adv).

Baca Juga